Berita Bola: Andai Main 11 Orang, Nainggolan Yakin Roma Bisa Berbuat Banyak

AS Roma kalah telak 0-3 saat menjamu FC Porto pada leg kedua babak play-off Liga Champions di Stadion Olimpico, Rabu (24/8). Menurut gelandang Radja Nainggolan, dua kartu merah menjadi penyebab kekalahan itu.

Nainggolan menyadari timnya tak bisa berbuat banyak karena Daniele De Rossi diusir pada menit ke-39 dan Emerson harus meninggalkan lapangan pada menit ke-50, juga karena kartu merah. Dua kartu merah itu harus diterima Roma saat tertinggal 0-1.

“Setelah kebobolan dahulu, kami masih memiliki peluang untuk membalasnya. Andai pertandingan 11 lawan 11, kami bisa berbuat banyak. Tapi, bermain dengan 9 pemain dan dalam kondisi tertinggal 0-1, sangat sulit untuk meraih hasil maksimal,” sebut Nainggolan kepada Mediaset Premium seperti dilansir Football Italia.

“Kami harus belajar dari kesalahan-kesalahan ini. Kami yakini bisa lebih dari ini,” imbuhnya.

Secara agregat, Roma kalah 1-4. Uniknya, dalam dua leg, pemain Roma selalu menerima kartu merah. Pada leg pertama yang berakhir 1-1, Thomas Vermaelen diusir oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua.

Meski begitu, Nainggolan memastikan tersingkirnya Roma dari Liga Champions tak memengaruhi mental mereka di kancah domestik.

“Kami telah dewasa dan kami akan fokus di Serie-A. Kami juga akan berusaha untuk mencapai prestasi terbaik di Liga Europa. Itu menjadi target objektif kami,” ungkap Nainggolan.

“Kami menunjukkan tetap sebagai tim kuat dengan memberikan perlawanan saay melawan Porto. Tapi, sekali lagi, sulit mencapai hasil maksimal ketika bermain dengan 9 pemain,” pungkas Nainggolan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More