Berita Bola: Celta Vigo Coba Lupakan Trauma Pembantaian di Santiago Bernabeu

Pada jornada 2 Divisi Primera musim 2016-17, Celta Vigo sudah harus menghadapi kemegahan Santiago Bernabeu. Mereka akan datang ke markas Real Madrid, Minggu (28) dini hari WIB, dengan membawa trauma akibat momen pembantaian musim lalu.

Santiago Bernabeu memang menghadirkan kenangan pahit bagi Celta. Musim lalu, Celta dibantai dengan skor 1-7 oleh tuan rumah Madrid.

Bagi pelatih Zinedine Zidane, itulah kemenangan terbesar sejak didaulat menjadi pelatih Madrid. Pada paruh babak, Los Blancos bahkan sudah menggelontorkan setengah lusin gol.

Kekecewaan jelas dirasakan Celta dari kekalahan itu. Apalagi, itulah kekalahan terbesar yang dialami Celta sejak dilatih Eduardo Berizzo.

Pada jornada 2 musim 2016-2017, Celta sudah harus menghadapi kemegahan Santiago Bernabeu lagi. Mereka akan datang ke markas Madrid itu, Minggu (28) dini hari WIB, dengan membawa luka akibat kekalahan telak musim lalu.

Namun, tentunya keyakinan akan diusung Celta. Kekalahan itu coba dijadikan pelajaran berharga. Rasa trauma pun coba dihilangkan dari benak setiap pemain.

“Hal itu (kekalahan musim lalu) tak akan memengaruhi kami,” bilang gelandang serang Celta, Josep Sene Escudero, yang musim lalu hanya duduk di bangku cadangan.

Beruntung bagi Celta, pada pertemuan malam nanti, tidak ada Cristiano Ronaldo yang mencetak 4 dari total 7 gol Madrid pada momen pembantaian musim lalu. Namun, Celta juga tak lagi memiliki Nolito, yang sudah hijrah ke Manchester City.

“Kami harus bermain dengan sempurna untuk bisa meraih sesuatu di Bernabeu,” sebut Berizzo, yang disahuti dengan komentar Sergi Gomez menyoroti kemampuan apik Madrid dalam melancarkan serangan balik.

Selain ingin mengobati luka yang dialami pada musim lalu, Celta juga datang ke markas Madrid guna membayar kekalahan pada pekan perdana Divisi Primera 2016-2017 saat kalah 0-1 dari tim promosi, Leganes.

Comments
Loading...