Berita Bola: Erick Thohir Tidak Akan Jual Sisa Sahamnya di Inter

Erick Thohir memang cuma menjadi pemegang saham minoritas di Inter Milan saat ini. Meski begitu, pengusaha asal Indonesia itu memastikan bahwa dia tidak akan melepas saham miliknya.

Setelah mengakuisisi Inter pada November 2013, hanya kurang dari tiga tahun, Erick lantas menjual sebagian besar sahamnya lagi kepada taipan asal Cina yang tergabung di Suning Group.

Erick sepakat melepas 68,5 persen saham mayoritasnya di klub asal kota mode itu kepada Suning awal pekan ini. Itu artinya Erick hanya punya 31 persen saham dan sisa 0,5 persen menjadi milik Pirellli.

Tak hanya saham milik Erick yang dijual, Massimo Moratti akhirnya melepas juga semua sahamnya yang ada di klub itu sebesar 29,5 persen. Terkait posisi presiden klub, Erick masih menjabatnya.

Dengan saham minoritas saat ini, bukan tak mungkin ke depannya Erick akan kembali melepas demi mendapat keuntungan lebih lagi. Ketika menjual ke Suning, Erick mendapat uang 700 juta euro atau untung dua kali lipat ketimbang saat membelinya dari Moratti.

Terkait itu, Erick menegaskan dirinya tak akan melepas sisa saham miliknya dan bertekad membawa Inter kembali ke masa kejayaan bersama Suning.

“Saya tidak akan menjual sisa 30% milik saya. Namun, orang-orang bisa berspekulasi apa saja. Saya akan tetap bertahan, saya yakin dengan proyek ini. Manajemen bekerja bersama dan kami punya kemitraan besar sekarang. Kami ingin membangun sesuatu bersama-sama,” ungkap Erick seperti dikutip Football Italia.

“Saya harus berterima kasih kepada Moratti karena dia percaya pada proyek ini. Dia telah mendukungnya dalam dua setengah tahun terakhir dan itu tidak mudah. Dia terbuka soal sudut pandangnya dan dia membuka hatinya karena dia yakin dengan periode transisi di bawah kendali saya ini,” tambahnya.

“Dia akan menjadi bagian besar sejarah Inter dan jangan bandingkan dia dengan saya karena saya belum melakukan apa-apa selain mengawasi periode transisi sehingga Inter bisa bersaing,” tutupnya.