Berita Bola: Latihan Klopp dan Conte Terlalu Keras

Liverpool dan Chelsea sudah memulai latihan menyambut musim baru. Latihan Juergen Klopp dan Antonio Conte mendapatkan kritik karena dinilai terlalu keras dan juga terlalu cepat.

Penilaian itu seperti dilontarkan oleh seorang pelatih asal Belanda, Raymond Verheijen. Dia merupakan staf pelatih Guus Hiddink saat menangai Korea Selatan dan Rusia di Piala Dunia.

Klopp dan Conte langsung memberi porsi latihan yang lebih pada tim-tim asuhannya. Mereka memberikan porsi latihan yang lebih.

Verheijen menilai bahwa mereka harusnya membagi latihan pramusim dalam tiga tahap, agar tak merugikan pemain di saat tengah-tengah musim karena mengalami cedera, bukannya mendapatkan kondisi terbaik dari seorang pemain.

“Dalam beberapa pekan terakhir, media melaporkan bagaimana pintarnya pelatih seperti Conte dan Klopp melakukan ‘terlalu banyak terlalu cepat’ dengan sesi latihan ganda dan tiga kali di saat pramusim,” kata Verheijen di akun Twitter pribadinya, @raymondverheije, yang dilansir oleh Metro.

“Pelatih menghancurkan pemain dengan memberi latihan terlalu banyak terlalu cepat. Saat pramusim bisa dibagi menjadi tiga fase. Fase kelelahan, fase cedera, dan fase krisis cedera.”

“Kebanyakan tim sudah menyelesaikan fase pertama dan akan memasuki fase kedua, yang mana beberapa pemain pertama akan mendapatkan cedera.”

“Dalam dua pekan tim pertama akan memasuki ‘fase krisis cedera’. Tak sabar menunggu para pelatih itu menyalahkan faktor eksternal,” imbuhnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More