Berita Bola: Penyesalan Mendalam Cavani Usai Uruguay Tersingkir

Uruguay dipastikan angkat koper lebih cepat dari Copa America Centenario. Kegagalan La Celeste ini masih menyisakan penyesalan mendalam untuk Edinson Cavani.

Uruguay dipastikan tersingkir setelah kalah 0-1 dari Venezeuela di laga kedua Grup C, Jumat (10/6/2016) pagi WIB tadi. Kepastian juara Copa America 2011 itu tersingkir setelah Meksiko menang 2-0 atas Jamaika.

Itu artinya Meksiko dan Venezuela sudah punya enam poin dari dua laganya, sementara Uruguay kini terpuruk di posisi ketiga dengan nol poin.

Prestasi ini tentu terbilang buruk mengingat Uruguay datang ke turnamen ini dengan kepercayaan diri tinggi. Apalagi ada Luis Suarez yang sudah bisa dimainkan setelah sempat menjalani skorsing panjang dari FIFA.

Sayangnya, Suarez tak bisa bermain karena cedera hamstring dan Cavani yang diandalkan di lini depan tak bisa berbuat banyak, termasuk kegagalannya mengeksekusi peluang emas di menit terakhir laga lawan Venezuela.

Memasuki kotak penalti, Cavani tinggal berhadapan dengan gawang namun sepakannya membentur mistar gawang. Andaikan saja jadi gol, skor 1-1 masih dapat menjaga peluang Uruguay lolos ke perempat final.

“Saya katakan kepada Anda bahwa ini adalah satu momen terburuk dalam karier saya. Saya memikirkan itu usai pertandingan, itu adalah salah satu momen yang membuat saya sangat sedih,” ujar Cavani di Soccerway.

“Kenyataannya ini sangat memukul saya, berpikir soal peluang yang terbuang sia-sia di beberapa menit waktu tersisa, itu bisa memberikan kesempatan untuk kami dan juga memperpanjang napas kami di turnamen ini,” sambungnya.

“Saya harus melanjutkan hidup, saya harus segera melupakannya. Ini adalah bagian dari hidup, tidak hanya sepak bola, dan saya pikir tim ini siap untuk melupakan kekalahan ini dan menunjukkan rasa kekeluargaan, tidak hanya sebagai tim sepak bola,” tutupnya.

Copa America Centenario 2016Edinson CavaniUruguay