Berita Bola: Quaresma Anggap Ronaldo Rekan dan Kapten yang Hebat

Sudah sejak lama Cristiano Ronaldo mendapat label pemain yang arogan dan angkuh. Namun, koleganya di tim nasional Portugal, Ricardo Quaresma, menepis anggapan itu. Quaresma bahkan mengaku bahwa Ronaldo adalah rekan dan kapten yang hebat.

Quaresma memang sudah sangat mengenal Ronaldo sejak sama-sama masih di Sporting CP pada awal 2000-an. Namun, sejak pindah ke Manchester United, Ronaldo mulai mendapat label pemainyang arogan dan sombong. Pandangan yang masih belum memudar sampai saat ini.

Hal itu yang membuat Quaresma merasa perlu angka suara membela koleganya. Menurutnya, Ronaldo bukan tipe pria arogan seperti anggapan sebagian orang.

“Ronaldo adalah orang yang suka bermain. Dia tidak sombong sebagai dilukiskan banyak orang,” kata pemain asal Besiktas itu kepada Jornal de Noticias dikutip dari Soccerway.

“Dia adalah kapten yang hebat. Seseorang yang selalu siap untuk membantu rekan-rekannya. Saya telah mengaguminya sejak kami mulai bermain di Sporting, karena sudah sejak anak-anak dia menunjukkan kekuatannya,” tambah Quaresma.

Quaresma pun terkenang dengan masa-masa remaja bersama Ronaldo. Dia teringat momen ketika Ronaldo begitu terpacu untuk menjadi pemain yang lebih baik setelah mendapat cemoohan.

“Saat saya bermain dengan dia, saya mengatakan: ‘Kamu kecil, kurus, dan tidak akan bisa sampai di sana’. Lalu Cristiano akan ke kamar mandi untuk mengisi ember dengan air. Dia melakukan angkat berat dengan ember itu. Dia adalah orang yang tidak pernah membiarkan dirinya jatuh untuk apa pun atau siapa pun,” kenang Quaresma.

Pada final Euro 2016, Ronaldo hanya tampil selama 25 menit karena mengalami cedera. Posisinya digantikan oleh Quaresma pada sisa laga. Namun, Portugal tetap berhasil menang atas Prancis dan menjadi juara.

“Apa yang kami pikirkan? Anda kehilangan pemimpin. Dia adalah pemimpin kami. Tapi kenyataannya adalah bahwa kami memberikan jawaban yang baik dan dia tidak berhenti untuk mendukung rekan-rekannya,” tuturnya.

“Dalam rasa sakit atau tidak ada rasa sakit, dan pada saat merasakan begitu sakit, dia melompat dan mendorong semua orang sehingga semua rekan-rekannya mendengar,” ucap Quaresma memungkasi.

Comments
Loading...