Berita Bola: Salah Satu Anggota La Grande Inter Meninggal Dunia

Football5star.com, Indonesia – Legenda sepak bola Italia Giuliano Sarti,meninggal dunia pada usia 83 tahun, Senin (5/6) malam waktu setempat.

Dia itu tutup usia karena sakit yang sudah diderita sejak lama. Pengoleksi 8 caps bersama Timnas Italia itu juga dikenal saat membela Fiorentina. Namun, paling baik diingat adalah karena kontribusinya terhadap ‘La Grande Inter’ asuhan pelatih legendaris, Helenio Herrera.

Dia hanya kebobolan enam gol dalam sembilan pertandingan dalam perjalanan menuju kejayaan di pentas European Cup pada 1964. Pada final berikutnya 12 bulan berselang, dia membuat penyerang legendaris Portugal, Eusébio dan José Augusto Torres, mati kutu bersama Benfica.

“Giuliano bergabung dengan Inter saat dia sudah menjadi pemain sepak bola yang mapan dan matang,” kata Sandro Mazzola, salah satu angggota La Grande Inter, yang juga rekan setim Sarti kala itu.

“Dia adalah seorang kiper dan pria hebat. Di samping (Armando) Picchi, dia adalah rahasia utama di balik kekuatan pertahanan tim. Saya tersentak mendengar kematiannya,” sambung Mazzola.

Terkenal dengan gaya uniknya, Sarti yang memiliki tinggi 178 centimeter mengklaim dua Scudetto bersama Inter untuk menambah gelar 1955-1956 yang dia kumpulkan selama masa sembilan tahun di Fiorentina.

Sarti juga menikmati kesuksesan kontinental di Tuscany sebagai bagian dari tim yang mengalahkan Rangers dengan skor 4-1 pada final Piala Winners 1961.

Ada juga kegagalan yang dialami Sarti saat La Viola kalah 0-2 dari Real Madrid pada final European Cup (sekarang bernama Liga Champions) 1957 dan ketika Inter digagalkan oleh Celtic pada 1967. Namun, dia tetap tercatat sebagai satu-satunya kiper Italia yang bermain di empat final European Cup.

Mantan pemain Celtic, Tommy Giemmmell, yang meninggal dunia pada 2013, pernah mengatakan: “Dia melakukan penyelamatan pada babak pertama. Saya sebutkan itu sebagai salah satu terbaik yang pernah saya lihat. Sarti melemparkan dirinya ke kiri untuk menyingkirkan bola, saya hampir tidak memercayainya,” kenang Giemmmell tentang duel melawan Sarti pada final 1967.

Sarti meninggalkan Inter pada 1968 dan memiliki satu musim sebagai deputi kiper utama Juventus sebelum pensiun dari sepak bola profesional. Dia memiliki tugas singkat sebagai pelatih Lucchese di kampung halamannya di Tuscany.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More