Berita Bola: Sempurnanya Debut Marcus Rashford

Musim ini Marcus Rashford melakoni debut oke bersama klubnya Manchester United. Hal yang sama Rashford lakukan saat main pertama kalinya bersama tim nasional Inggris.

Rashford baru muncul ke tim utama di paruh kedua musim ini menyusul badai cedera di lini depan MU. Keputusan manajer Louis van Gaal kala itu sudah bikin banyak orang terkejut karena Rashford bukanlah siapa-siapa melainkan pemain akademi berusia 18 tahun.

Namun, Rashford tidak demam panggung dan malah mencetak dua gol dalam debutnya di tim senior saat menang 5-1 atas Midtjylland di Liga Europa Februari lalu. Beberapa hari kemudian, Rashford kembali melakoni debut di Premier League dan dia tampil luar biasa dengan menciptakan dua gol saat mengalahkan Arsenal 3-2.

Setelahnya, Rashford pun jadi langganan tim utama dan membuat delapan gol dari 18 penampilan di seluruh kompetisi. Sejak debutnya, tak ada yang bikin gol lebih banyak ketimbang Rashford.

Performa gemilang di paruh kedua musim itu membuatnya masuk dalam skuat bayangan timnas Inggris untuk Piala Eropa 2016. Sesuatu yang mungkin sebelumnya tidak pernah dibayangkan Rashford.

Momen untuk Rashford akhirnya datang ketika Inggris menjamu Australia di laga persahabatan, Sabtu (28/5/2016) dini hari WIB tadi. Bermain sebagai starter, Rashford langsung bikin gol di menit ketiga memanfaatkan umpan Raheem Sterling.

Disusul gol Wayne Rooney, Inggris akhirnya menang 2-1 setelah gol bunuh diri Eric Dier memperkecil ketertinggalan tim tamu. Rashford pun mendapat standing ovation ketika diganti pada menit ke-62.

Rekor pun dibuatnya sebagai pemain termuda yang mampu bikin gol di laga debutnya, dalam usia 18 tahun dan 208 hari.

“Saya gembira untuk dia (Rashford),” tutur pelatih Inggris Roy Hodgson kepada ITVseperti dikutip Soccerway.

“Dia jelas sedikit kelelahan di babak kedua tapi itu wajar ketika Anda memainkan pertandingan pertama Anda,” sambungnya.

“Sebuah debut yang luar biasa. Saya masih punya waktu sampai hari Selasa (untuk menentukan skuat untuk Piala Eropa). Saya sempat bilang bahwa dia jelas tidak akan kehilangan kesempatan tapi saya mempunyai keputusan-keputusan dan pilihan-pilihan sulit untuk dibuat.”