Berita Euro 2016: Istri Vardy Juga Jadi Korban Kerusuhan Suporter Di Prancis

Bentrok suporter terjadi sebelum pertandingan antara tim nasional Inggris melawan Rusia di Piala Eropa 2016. Istri striker Inggris, Jamie Vardy, menjadi salah satu korban kerusuhan suporter itu.

Bentrokan antara suporter Inggris dengan Rusia itu terjadi beberapa jam sebelum duel antara yang bertempat di Stade Velodrome, Marseille, Minggu (12/6) dini hari WIB itu dimulai. Aksi lempar-lemparan terjadi di luar stadion, hingga mengakibatkan beberapa toko dan bangunan di sekitarnya rusak. Dampak lainnya ada seseorang yang terkena serangan jantung hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Satu orang fans Inggris juga disebut harus dirawat di rumah sakit karena tak sadarkan diri usai mengalami benturan. Kerusuhan itu juga berlanjut di dalam stadion usai laga dipastikan selesai 1-1.

Istri Vardy, Rebekah, juga menjadi salah seorang supoter yang terjebak dalam kerusuhan itu. Dia pun mengungkapkan kronologi kejadian yang dia alami lewat media sosial Twitter.

“Ini menjadi pengalaman terburuk yang pernah ada dalam sebuah pertandingan tandang! Mendapatkan tembakan gas air mata tanpa alasan yang jelas, dikurung dan diperlakukan seperti binatang! Mengejutkan!” kata Rebekah di akun @RebekahVardy.

“Saya menjadi saksi hal ini dengan mata-kepala sendiri! Saya tak bisa memberikan komentar pada hal yang tidak saya saksikan sendiri. Tapi, kejadian apa yang membuat saya terjebak itu sungguh mengerikan dan tidak beralasan.”

“Ini terus terjadi sebelum pertandingan bahkan saat sebelum kick-off,” imbuhnya.

Comments
Loading...