Berita Terkini: Dominan, Cile Sapu Bersih Gelar di Copa America Centenario

Cile menjadikan dirinya sebagai yang terbaik di gelaran Copa America Centenario. Tak cuma trofi juara dibawa pulang, tapi para pemainnya menyapu bersih gelar-gelar individu yang ada.

Pada laga final yang dihelat di Metlife Stadium, Senin (27/6/2016) pagi WIB, Cile bermain di bawah tekanan Argentina sedari menit awal. Mereka bahkan harus kehilangan Marcelo Diaz sebelum 30 menit pertandingan berjalan karena menerima dua kartu kuning.

Namun, laga kembali berimbang setelah Argentina juga kehilangan Marcos Rojo yang mendapat kartu merah. Kemudian kedua kubu saling bertukar serangan dengan Chile sedikit mendominasi penguasaan bola, 59 berbanding 41 persen.

Hingga 120 menit pertandingan berjalan, skor tetap 0-0 dan pemenang pun harus dicari lewat adu penalti. Dalam babak tos-tosan ini, Cile menang dengan skor 4-2.

Bagi Cile itu adalah gelar kedua mereka di turnamen ini setelah tahun lalu berjaya di negaranya sendiri, juga dengan mengalahkan Argentina lewat adu penalti.

Tak cuma trofi juara, pesta La Roja makin lengkap setelah penyerangnya Eduaro Vargas jadi top skorer dengan enam gol, mengalahkan Lionel Messi (5 gol) dan Gonzalo Higuain (4 gol).

Selain itu Alexis Sanchez yang menciptakan tiga gol dan dua assist sepanjang turnamen ini didapuk jadi pemain terbaik.

Kapten sekaligus kiper Cile Claudio Bravo menjadi kiper terbaik dan berhak mendapat sarung tangan emas, setelah tak kebobolan sepanjang fase knock-out.

Pada partai final, Bravo tampil cemerlang dengan menepis tandukan Sergio Aguero di perpanjangan waktu serta mengadang eksekusi penalti Lucas Biglia.

Kiper 33 tahun yang juga jadi pemain Cile dengan caps terbanyak yakni 33 membuat tiga clean sheet.

Hanya satu penghargaan yang lewat yakni Fair Play Award yang jadi milik Argentina.