Berita Terkini: Tassotti Berpisah dengan Milan Demi Gabung Timnas Ukraina

AC Milan harus berpisah dengan salah satu legenda paling setia dalam sejarah klub. Mauro Tassotti memilih pergi dari Milan setelah 36 tahun mengabdi.

Tassotti akan bergabung dengan mantan pemain Milan lainnya, Andriy Shevchenko, untuk menjadi staff pelatih tim nasional Ukraina. Mereka akan mendampingi pelatih baru Ukraina yang akan ditunjuk pada Juli ini sepeninggal Mykhailo Fomenko yang gagal di Piala Eropa 2016.

“Kami menjadi hebat bersama-sama. Sejak pertama kali datang hingga ke pertandingan abad ini, final Liga Champions 1994, saat dia mengangkat trofi setelah kemenangan bersejarah atas Barcelona,” tulis pernyataan resmi klub seperti dilansir Gazzetta World.

Tassotti datang ke AC Milan pada 1980 dari Lazio. Setelah itu, dia tak pernah lagi berpindah klub sampai gantung sepatu pada 1997.

Setelah pensiun, Tassotti tak juga meninggalkan klub yang bermarkas di San Siro tersebut. Dirinya memegang beberapa jabatan di klub yang berjuluk I Rossonerri tersebut.

Tassotti mengawali karier kepelatihannya sebagai pelatih tim muda AC Milan. Kemudian pada 2001 hingga 2015, Tassotti menjadi asisten pelatih, dengan beberapa kali menjadi caretaker.

Musim lalu, dia mendapat tanggung jawab baru. Tassotti diminta menjadi penanggung jawab atas para pemain AC Milan yang sedang menjalani masa peminjaman di seluruh dunia.

Selain Tassotti, staf pelatih Milan lainnya yang memilih hengkang dan bergabung dengan timnas Ukraina adalah analis Andrea Maldera.

“Milan tidak bisa dan tidak ingin membatasi diri untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Mauro Tassotti dan Andrea Maldera,” tulis pernyataan Milan lagi.

Comments
Loading...