Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Aksi Saling Sindir Pique Vs Arbeloa di Twitter Mendapat Kecaman

200

Gerard Pique dan Alvaro Arbeloa terlibat perang saling sindir di akun media sosial Twitter menyusul kekalahan Barcelona dari Real Sociedad pada Sabtu (9/4). Pertikaian kedua pemain itu memaksa mantan pemain akademi Barcelona menjadi penengah dengan mengecam ulah keduanya.

Seperti diketahui, Barcelona baru saja menderita kekalahan 0-1 saat bertandang ke markas Real Sociedad. Hal itu membuat bek Madrid, Alvaro Arbeloa, merasa gatal untuk menuliskan sindiran melalui akun Twitter pribadinya. Arbeloa menyindir bertapa sulitnya Barcelona menang saat lawan bermain dengan 11 orang.

Sindiran itu merujuk kepada kemenangan Barcelona yang diraih melawan 10 pemain Atletico Madrid pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Stadion Camp Nou. Padahal, sebelum diusir oleh wasit, Fernando Torres sudah membawa Atletico tengah unggul 1-0. Setelah kartu merah, Barcelona langsung membalas dengan dua gol Luis Suarez.

“Betapa sulitnya menang melawan 11 pemain,” cuit Arbeloa dengan maksud menyindir kekalahan Barcelona dari Sociedad.

Kicauan Arbeloa mengundang reaksi keras dari Pique. Bek andalan Barcelona itu lantas membalas melalui cuitan di Twitter pribadinya. “Pemain yang hanya menjadi starter sekali dalam 32 pertandingan tak layak direspons,” bunyi sidiran balasan Pique kepada Arbeloa yang memang acap kali menjadi penghuni bangku cadangan di Madrid.

Pique melanjutkan kicauannya: “Saya berkata kepada teman, jika saya tidak bisa menjadi protagonis di dalam lapangan, tidak pula di luar.” Pernyataan yang lantas dibalas dengan sindiran halus lagi oleh Arbeloa: “Dia benar. Kenyataan yang menyakitkan.”

Perseteruan kedua pemain di media sosial turut memperpanas hubungan antara fans Madrid dan Barcelona. Namun, ada seorang mantan pemain akademi Barcelona yang justru memilih bersikap bijaksana. David Babunski, pemain yang kini membela Red Star Belgrade, mengkritik ulah Pique dan Arbeloa melalui cuitan di Twitter.

“Tolong berhenti. Jutaan anak-anak melihat (kelakuan) anda. Anda punya kekuatan untuk membuat pengaruh melalui sebuah pesan yang harusnya lebih membangun,” cuit Babunski. dengan mengungah foto dirinya mengenakan jersey Madrid, dan sang adik, Dorian, dengan jersey Barcelona.

Beberapa saat setelah terlibat aksi saling sindir, kedua pemain lantas menghapus cuitan-cuitan di Twitter. Bahkan, dari aksi saling balas pesan terbaru, tampak keduanya memilih berdamai.