Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Alasan Brocchi Kembali Memainkan Trequartista Dalam Formasi Milan

142

Bersama Sinisa Mihajlovic, formasi 4-4-2 acap kali digunakan AC Milan. Sementara, saat Cristian Brocchi masuk sebagai pelatih baru menyusul dipecatnya Mihajlovic, peran trequartista akan kembali dimainkan dalam taktik 4-3-1-2.

Formasi itu akan mulai diterapkan Brocchi pada pertandingan debutnya bersama Milan kala menghadapi Sampdoria, Minggu (17/4). Dengan taktik tersebut, Brocchi berharap I Rossoneri -julukan Milan- bisa kembali ke jalur kemenangan usai rentetan hasil negatif bersama Mihajlovic.

“Semua tahu apa ide yang saya inginkan. Saya ingin mengubah sesuatu dari sisi taktik, tapi saya tak akan melakukan tranformasi secara radikal. Di skuat, kami punya pemain yang cocok dengan formasi 4-3-1-2 dan saya yakin kami bisa menggunakan sistem ini. Jika Mihajlovic melupakan taktik ini, saya yakin dia punya alasan,” bilang Brocchi dilansir Football-Italia.

Brocchi sadar, tugas berat menantinya di Milan dalam sisa musim ini. Selain memperbaiki mental pemain yang kecewa akibat pemecatan Mihajlovic, dia juga harus bisa meramu strateginya agar bisa langsung klop dengan amunisi yang ada.

“Tugas saja tidak mudah, karena ini perubahan yang sulit, tapi saya tak akan mengubah segalanya hanya dalam beberapa hari. Saya bicara personal dengan semua pemain. Pada awalnya, mereka semua sedih dengan kepergian Sinisa, tapi saya mencoba untuk masuk ke dalam pikiran mereka, menciptakan koneksi empati dan membuat mereka percaya terhadap proyek saya,” jelas Brocchi.

Sementara, soal siapa-siapa saja pemain yang akan masuk ke dalam skema permainannya, Brocchi pun sudah memiliki gambaran. Terutama terkait peran trequartista yang menjadi pembeda dengan taktik bermain Mihajlovic. Apalagi, kabarnya dasar Presiden Silvio Berlusconi memilih Brocchi adalah karena kedoyanannya menggunakan trequartista.

“Jack (Giacomo) Bonaventura punya karakter untuk memainkan peran trequartista, juga Keisuke Honda. Hal terpenting adalah fokus kepada prinsip dalam sepak bola dan bukan posisi spesifik. Sekali anda memahami pergerakan, segalanya akan menjadi lebih mudah,” papar Brocchi.

“Milan tak akan selalu bermain dengan 4-3-2-1, sebagaimana tiga penyerang harus lebih menyebar. Honda bisa bermain sebagai trequarista atau penyerang sayap. Seperti yang lain, dia harus membuat hidup saya sulit dengan membuktikan dia pantas dimainkan. Kami mencoba beberapa hal dalam latihan dan masih perlu mengetahui pemain dengan lebih baik,” sambungnya.

Selain taktik 4-3-2-1, Brocchi sejatinya juga senang dengan formasi 4-4-2 diamond yang dianggapnya mampu memberikan rasa aman baik dalam penguasaan bola atau tidak.

“Lapangan tengah merupakan area penting di tim. Saya juga suka memainkan formasi diamond di lini tengah karena memberikan rasa aman baik saat menguasai bola atau tanpa itu. Dalam pikiran saya, Jack tidak harus menjadi gelandang keempat ketika kami kehilangan penguasaan bola. Dia harus bertahan di posisi itu. Saya menekan tim untuk terus ke depan dan menyerang, karena lebih mudah bermain menyerang ketimbang dari belakang,” tandas Brocchi.