Balotelli Masih Punya Waktu Memperbaiki Diri

Dalam usia 25 tahun, Mario Balotelli belum mampu menunjukkan permainan konsisten. Di beberapa klub terakhir, Balotelli tetap saja kesulitan menjadi pemain utama. Meski begitu, Pelatih Juventus Massimiliano Allegri masih yakin mantan anak asuhnya di AC Milan itu punya waktu cukup untuk memperbaiki diri.

Karakter bengal yang dimiliki Balotelli memang acap kali menjadi penghambat kariernya. Padahal, ketika awal muncul di sepak bola profesional, Balotelli dianggap sebagai calon pemain terbaik pada masa depan. Kini, pemain keturunan Ghana itu justru lebih sering menjadi penghuni bangku cadangan di Milan.

“Seperti yang saya katakan kepadanya di Milan, pada titik tertentu Tuhan membantu mereka yang mau memperbaiki dirinya sendiri. Mario adalah pemain dengan potensi besar, dia masih berusia 25 tahun. Saya tidak bisa mengatakan apa-apa (yang buruk tentang dia) karena ketika kami berjuang untuk posisi ketiga (dalam musim ketiga Allegri di Milan, Red.) dia mencetak 14 atau 15 gol dalam enam bulan jika saya tidak salah. Setelah itu sayangnya dia mulai menghilang. Dia masih muda, sehingga memiliki banyak waktu untuk memperbaiki diri, tetapi semua kembali ke dia,” ujar Allegri.

Pada Sabtu malam (9/4), Allegri akan kembali berhadapan dengan mantan anak asuhnya itu kala Juventus bertandang ke markas Milan. Kebetulan, Balotelli berpeluang bermain sebagai starter menyusul cederanya M’Baye Niang. Laga itu bisa dijadikan pembuktian Balotelli yang sempat dianggap tak pantas dipertahankan Milan.

Apalagi, Wakil Presiden Milan Adriano Galliani, sempat menegaskan agar Balotelli segera menunjukkan kemampuan terbaik jika tak mau dipulangkan ke Liverpool. Pelatih Milan Sinisa Mihajlovic pun berharap Balotelli bisa memanfaatkan momentum melawan Juventus untuk kebangkitan dirinya.

“Anda harus bertanya klub. Galliani mengatakan bahwa untuk saat ini dia tidak layak untuk tinggal, dan pada saat ini saya pikir itu normal. Jika dia memiliki kesempatan untuk bermain, dia harus memaksimalkan kesempatan besar itu. Apakah dia akan bermain (melawan Juventus, Red.)? Itu bisa menjadi kesempatan besar baginya, seperti juga untuk orang lain. Balotelli tahu dia harus mengambil keuntungan dari tujuh atau delapan pertandingan terakhir, terlepas dari berapa menit dia bermain. Itu berlaku untuk dirinya dan pemain lain,” tegas Mihajlovic.

Comments
Loading...