Barca Bantah Terlibat Dalam Praktik Spionase

181

Barcelona mengakui bahwa mereka tidak mengetahui praktik spionase yang dilakukan oleh mantan presiden Sandro Rosell terhadap pemilik Mediapro, Jaume Roures.

Barcelona diguncang oleh tuduhan praktik spionase. Roures menuduh bahwa Rosell telah membayar salah satu mantan pegawai Mediapro, Robert Cama, untuk memata-matai surat elektronik miliknya.

Menurut Roures, Josep Maria Bartomeu dan Pep Guardiola pun mengetahui tindakan kotor dari Rosell. Kasus ini kini telah dibawa ke pengadilan Spanyol.

Menyusul tuduhan Roures, pihak klub mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa mereka tidak mengetahui adanya praktik spionase tersebut.

“FC Barcelona tidak mengetahui adanya kejadian atas komplain ini, yang terjadi di antara tahun 2009 hingga 2011. Kami meminta seluruh dokumen yang terkait dengan klub,” tulis mereka dalam situs resmi klub.

“Klub menuntut respek terhadap mantan presiden kami dan atas praduga tak bersalah terhadap dua pegawai klub yang meragukan.”

“FC Barcelona akan membantu untuk mengklarifikasi fakta-fakta yang merujuk pada masalah. Sebagai tambahan, pihak manajemen telah memberikan laporan atas masalah ini kepada Direktur Jenderal klub untuk mengungkap fakta sesungguhnya.”

“Klub berhak menggunakan seluruh cara legal untuk menjaga prestise dan wajah baik dari FC Barcelona,” tutup mereka.