Gagal Kalahkan Barcelona Seperti Tragedi Bagi Leverkusen

289

Pelatih Bayer Leverkusen, Roger Schmidt merasa kecewa berat lantaran anak asuhnya tidak berhasil melangkah ke babak 16-Besar Liga Champions musim ini. Schmidt mendeskripsikan kegagalan Leverkusen seperti sebuah tragedi yang buruk.

Leverkusen menjamu Barcelona di Stadion BayArena pada matchday 6, Rabu (9/12). Barcelona yang telah dipastikan lolos dari fase grup menurunkan skuat lapis kedua.

Barcelona unggul lebih dulu berkat gol Lionel Messi pada menit ke-20. Kendati demikian, Javier Hernandez mencetak gol penyeimbang tiga menit berselang dan skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.

Leverkusen sejatinya menciptakan banyak peluang emas dan lebih mendominasi permainan ketimbang tim tamu. Akan tetapi, performa apik penjaga gawang Barcelona, Marc-Andre ter Stegen menggagalkan harapan Leverkusen meraih tiga poin.

Akhirnya, Leverkusen finis di posisi ketiga klasemen Grup E dengan enam poin. Meski mengoleksi poin yang sama, Leverkusen kalah head to head dari AS Roma dan harus rela tampil di babak 32-Besar Liga Europa.

“Itu (kegagalan Leverkusen lolos ke babak 16-Besar Liga Champions) seperti sebuah drama,” ungkap Schmidt, seperti dikutip dari laman resmi UEFA.

“Saya terkejut karena kami tidak memenangi pertandingan ini (melawan Barcelona,” lanjut pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Fakta bahwa BATE Borisov bermain imbang di Roma membuat itu menjadi sebuah tragedi bagi kami,” pungkas Schmidt.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.