Guardiola “Meledak” di Kamar Ganti Usai Bayern Tersingkir Dari Liga Champions

Bayern Muenchen mesti rela tersingkir di babak semifinal Liga Champions. Kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal sia-sia belaka. Sesudah itu terungkap bahwa pelatihnya, Josep Guardiola, marah besar usai pertandingan.

Bild melaporkan ketegangan terjadi usai laga di kamar ganti. Mereka menyebutkan bahwa Guardiola melemparkan kesalahan ke staf medis. Hal itulah yang dinilainya berujung pada kegagalan Die Roten melaju ke final.

Disebutkan oleh Bild, Guardiola “meledak” sambil membandingkan kondisi pemain Atletico, Diego Godin, dengan pemainnya. Staf medis Los Colchoneros dinilai bisa membuat kondisi Godin yang baru terkena cedera bugar dengan cepat. Guardiola pun mempertanyakan mengapa hal serupa tidak bisa dilakukan oleh tim medis Bayern.

Bukan hanya itu, asisten pelatih Manel Estiarte disebut ikut memperkeruh suasana. Dia dilaporkan oleh Bild mengeluarkan kata-kata kasar kepada staf medis.

Akan tetapi, repotnya, staf medis tidak tinggal diam. Seorang physio yang tidak mau disebutkan namanya disebut oleh Bild ganti membalas pernyataan Guardiola. “Tidak bisa seperti itu, Anda tidak bisa berkata demikian. Semua pemain siap bermain. Seluruhnya kecuali (Arjen) Robben dan (Holger) Badstuber,” kata physio tersebut.

Begitu tegang situasi sampai memaksa gelandang Franck Ribery ikut turun melerai keributan. Jika tidak dihentikan oleh pemain asal Prancis itu, bisa jadi ketegangan tambah memburuk.  Namun, Bayern tidak memberikan komentar apa pun mengenal laporan yang dirilis oleh Bild tersebut. Mereka tidak menolak atau membenarkannya.

Comments
Loading...