Kalinic Ungkap Perbedaan Sepak Bola Italia dan Spanyol

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Salah satu kejutan yang terjadi di bursa transfer musim panas lalu adalah perpindahan Nikola Kalinic ke Atletico Madrid. Penampilan Kalinic yang tak apik di AC Milan menjadi penyebabnya. Meskipun begitu, Diego Simeone percaya pada kemampuan penyerang berusia 30 tahun ini. Bagi Kalinic, ada perbedaan mencolok antara cara bermain Spanyol dan Italia.

Bagi jebolan akademi Hajduk Split ini, cara bermain di Spanyol jauh lebih menyerang ketimbang Italia. Itu pula yang menjadi salah satu alasannya memilih untuk pindah ke LaLiga.

“Setiap tim bermain dengan baik, semuanya memainkan sepak bola menyerang. Ini tak seperti di Italia yang lebih bertahan. Setiap tim ingin memenangkan pertandingan dengan memainkan sepak bola yang menarik,” ujarnya dikutip Football5star dari AS.

Mantan pemain Blackburn Rovers ini membuka awal mula ketertarikan Atletico Madrid padanya. Menurut pengakuannya, ia sempat beberapa kali dihubungi oleh Simeone.

“Iya, kita sempat berbicara. Dia berkata kalau ia sangat menginginkanku di tim. Atleti akan memainkan banyak pertandingan dan akan ada peluang untuk semuanya. Telepon darinya membuatku gembira. Ketika kamu datang ke klub seperti Atletico, kamu tak betapa sulitnya masuk ke tim utama,” ujarnya.”

kalinic-atleticomadrid-laliga-football5star1
laliga

Selain Simeone, ada dua pemain lain yang kini bermain di Serie A yang juga memberikan saran padanya. Kedua pemain dari Kroasia tersebut sempat bermain untuk Atletico Madrid, yakni Mario Mandzukic dan Sime Vrsaljko.

“Mereka berkata bahwa ini (Atletico Madrid) adalah klub yang bagus, tapi tak hanya terbatas di pemain. Mereka berkata atmosfer di pertandingan dan fans adalah yang terbaik. Mereka juga mengingatkanku, latihan di sini sangat keras. Tapi itu sesuatu yang memotivasiku,” tutupnya.

Comments
Loading...