Kecam Wasit, Mancini Sayangkan Kegagalan Penalti Icardi

188

Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini mengecam keputusan wasit setelah anak asuhnya kalah dari AC Milan dalam partai Derby della Madonnina di San Siro, Minggu (31/1). Selain itu, kegagalan Mauro Icardi mengeksekusi penalti dianggap memengaruhi kondisi psikologis para pemain Inter lainnya.

Inter ketinggalan satu gol di babak pertama lewat sundulan Alex yang memanfaatkan umpan Keisuke Honda dari sepak pojok. Inter nyaris menyamakan skor apabila tendangan Icardi dari titik putih tidak membentur tiang gawang.

Milan justru mampu menambah keunggulannya setelah gawang Samir Handanovic kembali dibobol oleh Carlos Bacca dan M’Baye Niang. Hingga akhir pertandingan, I Nerazzurri tidak mampu mencetak satu gol pun ke gawang Milan.

Mancini mengeluhkan beberapa keputusan wasit, seperti saat tidak memberikan penalti ketika Eder Citadin Martins dua kali dilanggar oleh pemain Milan. Alex juga sempat mendorong Icardi yang berupaya menyambar bola muntah hasil tendangan penaltinya yang membentur tiang gawang Milan.

“Saya pikir kami tampil sempurna di babak pertama dan seharusnya ada beberapa kartu merah (untuk Milan) menyusul pelanggaran yang dilakukan pemain terakhir. Wasit dan para asistennya seperti musim, mereka yang terburuk di lapangan hari ini,” kata Mancini,” seperti dilansir Football Italia.

“Kami layak unggul 1-0 di babak pertama, bukan tertinggal 0-1. Kami menampilkan performa yang baik di babak pertama dan saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain. Setelah kegagalan penalti, kondisi psikologis kami anjlok.”

“Itu menyakitkan karena ini laga Derby dan kami berada dalam periode saat situasi tidak berjalan semestinya. Kami jelas tidak boleh kalah dalam laga ini.”

“Kami mendapat penalti, kemudian itu gagal dan mereka mencetak gol kedua, permainan pun berakhir. Jika tidak mencetak gol dalam momen yang menentukan seperti itu, tim akan kehilangan rasa percaya diri.”

“Itu disayangkan karena kami membuang sejumlah usaha yang kami lakukan sejak tiga pekan terakhir dan menyia-nyiakan kesempatan yang kami punya. Kami memiliki kualitas untuk bangkit dari momen ini dan saya meyakininya.”

“Ada waktu ketika situasi tidak berjalan seperti yang Anda inginkan dan ini salah satunya. Kami memiliki peluang, membuangnya dan harus membayar hal tersebut,” tandas Mancini.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.