Roma Seri Bukan Kesalahan Bek Semata

AS Roma harus puas bermain imbang 4-4 saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen, Rabu (21/10) dini hari. Pelatih Roma, Rudi Garcia melihat ada beberapa hal positif yang bisa dipetik dari hasil ini.

Pasukan I Giallorossi tertinggal lebih dahulu dalam 20 menit awal. Tetapi di sisa babak pertama Roma terus berupaya menyerang dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Di paruh kedua, Miralem Pjanic dan Iago Falque sukses membuat Roma berbalik unggul. Tetapi tiga poin di depan mata justru sirna setelah tuan rumah berhasil mencetak dua gol pada menit ke-84 dan ke-86.

“Kami bisa saja menyerah ketika tertinggal 0-2. Tetapi kami justru bermain bagus dan mencetak empat gol. Dan pada 10 menit akhir, kami seharusnya bertahan habis-habisan. Tetapi pada akhirnya satu poin di tandang tak terlalu buruk,” sebut Garcia kepada Mediaset Premium.

Kendati kebobolan empat gol oleh Leverkusen, Garcia emoh menyalahkan kuartet beknya. Baginya, ini adalah kesalahan kolektif semua pemain.

“Ini bukan kesalahan lini belakang saja, tetapi juga karena kami tidak memberikan tekanan lebih kepada Leverkusen ketika mereka menyerang,” papar sang pelatih.

“Di ruang ganti mereka harus mengerti bahwa ini kesalahan semuanya. Dalam hal menyerang kami berhasil mencetak empat gol, tetapi kredit juga harus diberikan kepada semua pemain. Tetapi tentunya kami perlu memperbaiki pertahanan,” tutup dia.

Berkat hasil seri ini, Roma kini menduduki posisi paling buncit di klasemen sementara grup E Liga Champions dengan torehan dua poin dari tiga laga.

Comments
Loading...