Kepergian Tevez Melemahkan Juventus

79

Bukan salah Massimiliano Allegri atau para pemain atas performa buruk Juventus musim ini. Kehilangan pemain top selevel Carlos Tevez dianggap sebagai penyebab utama terpuruknya ‘Si Nyonya Besar’.

Juve musim ini masih terseok-seok di Serie A, meski relatif tampil oke di Liga Champions dengan menjadi pemimpin klasemen Grup D. Di kompetisi domestik, Juve masih terpuruk di posisi ke-14 dengan sembilan poin.

Tak cuma buruk dalam hal posisi di papan klasemen, Juve juga bak kehilangan ketajamannya di depan gawang dengan baru bikin sembilan gol, selisih jauh dari AS Roma sebagai tim tertajam dengan 20 gol.

Padahal saat menguasai Serie A dalam empat musim terakhir, kekuatan Juve terletak pada lini serang mereka. Sayangnya musim ini, tak ada lagi nama Tevez, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal, tiga pemain kunci yang hengkang musim panas lalu.

Nama pertama yang disebut dinilai sebagai faktor utama melemahnya Juve musim ini. Tevez dianggap sebagai pemimpin di lini depan dan punya gaya bermain spartan yang bisa menginspirasi rekan-rekannya yang lain.

Selama dua tahun berseragam hitam-putih, Tevez memang sangat diandalkan untuk mendulang gol di mana pemain Argentina itu bikin 50 gol dari 95 penampilan di seluruh kompetisi.

Kedatangan sejumlah striker baru seperti Paulo Dybala, Mario Mandzukic, dan Simone Zaza, ditambah Alvaro Morata, dianggap belum bisa menggantikan peran Tevez.

“Kenyataannya adalah absennya Tevez sangat membebani mereka. Allegri sedang mencoba banyak pasangan, tapi mereka tidak cuma tidak padu satu sama lain, tapi juga di tim. Masalahnya di Italia, kita cuma melihat pada hasil dan orang-orang sering bicara ngawur,” ujar eks pemain Juve, Alessio Tacchinardi, seperti dikutip Football Italia.

“Dalam sebuah tim yang berjalan sempurna, Dybala akan jadi pemain yang penting. Kalau tidak, dia juga kesulitan. (Simone) Zaza adalah salah satu pemain Italia terbaik di Sassuolo musim lalu, sekarang dia dikritik,” sambung pria yang memperkuat Juve periode 1994 hingga 2007 itu.

“Saya tidak merasa bahwa dia telah lupa caranya bermain. Sama seperti Alex Sandro, yang tidak tampak ada di lapangan kemarin. Saya tidak merasa melihatnya kemarin.”

“Singkatnya, jangan salahkan para pemain atau Allegri. Kalaupun ada yang salah, ini adalah bukti bahwa bagaimana seorang pemain top bisa mengubah tim Anda,” tutupnya.

You might also like More from author