Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Tepergok Gunakan Doping Saat Lawan Arsenal, Gelandang Zagreb Dihukum UEFA

139

Hukuman larangan bermain selama empat tahun yang dijatuhkan UEFA kepada gelandang Dinamo Zagreb, Arijan Ademi memang mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sanksi yang diberikan kepada Ademi terbilang cukup berat.

Akan tetapi pihak UEFA menilai bahwa vonis tersebut sudah tepat. Sebabnya, zat terlarang yang ditemukan di sampel darah Ademi adalah Stanozolol, sebuah zat anabolik steroid yang paling dilarang dalam dunia olahraga.

Kasus serupa juga sempat terjadi pada Olimpiade 1988. Kala itu, seorang sprinter bernama Ben Johnson terbukti menggunakan Stanozolol.

Tak pelak, medali emas yang diraih Johnson pun langsung dicopot. Selain itu, Johnson juga dihukum larangan bertanding selama dua tahun.

Menanggapi hukuman ini, pihak Zagreb sebenarnya sudah menerima keputusan UEFA. Meski begitu, pihak Zagreb akan tetapi mengupayakan banding atas hukuman Ademi tersebut karena dinilai terlalu berat.

“Perjuangan kami menempuh jalur hukum untuk mengurangi masa hukumannya. Kami melihat ada peluang untuk itu,” kata Presiden Zagreb, Mirko Barisic.

Pihak Zagreb sendiri masih bingung dengan ditemukannya Stanozolol dalam sampel darah Ademi. Hal ini dikarenakan steroid tingkat tinggi itu harus digunakan dalam periode tertentu untuk sampai terdekteksi. Sedangkan Ademi selalu dinyatakan bersih saat menjalani tes darah.

“Sampai saat ini saya masih heran,” ungkap Zoran Mamic, pelatih Zagreb.

Ademi dinyatakan bersalah oleh UEFA setelah hasil tes doping yang dijalaninya usai menghadapi Arsenal membuktikan bahwa pemain asal Masedonia tersebut positif menggunakan obat-obatan terlarang.