Milan Terlalu Sering Kebobolan

during the TIM Cup match between AC Milan and AC Perugia at Stadio Giuseppe Meazza on August 17, 2015 in Milan, Italy.

AC Milan masih naik turun di musim ini. Tak cuma belum konsisten, tapi Rossoneri juga sudah terlalu banyak kebobolan.

Dalam sembilan pertandingan yang sudah dilakoni di Liga Italia, Milan sudah kebobolan sebanyak 15 gol. Catatan itu merupakan yang terburuk kedua di antara tim-tim Serie A.

Carpi menjadi tim dengan rekor kebobolan terburuk, dengan catatan 21 gol.  Jumlah kebobolan Milan sama dengan catatan Verona. Tapi, Milan mempunyai jumlah memasukkan bola ke gawang lawan  lebih bagus. Mereka mempunyai selisih gol minus empat, sedangkan Verona minus tujuh.

Laga melawan Napoli menjadi catatan kebobolan Milan paling banyak dari sembilan laga. Saat melakoni pertandingan di San Siro pada 5 Oktober lalu, mereka kalah empat gol tanpa balas.

Tak sekadar mudah kebobolan, duet bek Milan juga sudah beberapa kali juga mendapatkan kartu merah.

Rodrigo Ely mendapatkan kartu merah saat Milan kalah dari Fiorentina. Sementara itu, Alessio Romagnoli mendapatkan kartu merah ketika I Diavolo Rosso menghadapi Genoa.

“Kami terlalu banyak kebobolan. Saya senang melihat semangat yang ditunjukkan oleh tim di menit-menit akhir saat melawan Sassuolo. Anak-anak bereaksi dengan bagus setelah kebobolan dan mencoba untuk bermain, pada akhirnya kami mendapatkan reward,” kata Mihajlovic di Football Italia.

“Kami kebobolan, tapi kesempatan yang kami sia-siakan juga lebih sedikit dibandingkan yang lalu,” imbuh pelatih yang pernah menangani Sampdoria itu.