Pemain Honduras Ditembak Mati

Sepak bola Honduras tengah berduka. Pada Jumat (11/12), seorang pemain tim nasionalnya, Arnlod Peralta ditemukan tewas dengan luka tembak di tubuhnya.

Jasad Peralta ditemukan di luar sebuah mal bernama di Uniplaza di kota kelahirannya, La Ceiba. Polisi menyatakan Peralta telah ditemukan meninggal di area parkir mobil tersebut.

Motif dan alasan pembunuhan masih belum diketahui secara resmi. Namun, Mirror merilis kabar yang menyatakan polisi memastikan bahwa Peralta bukanlah korban perampokan.

Peralta meninggal dalam usia 26 tahun. Dia kembali ke negeri kelahirannya sesudah bergabung dengan Club Depotivo Olimpia pada tahun ini. Sebelumnya Peralta pernah melanglang buana ke Eropa. Pada tahun 2013, dia sempat membela klub Skotlandia, Glasgow Rangers sebelum kembali ke Honduras.

Peralta juga masuk ke dalam skuat timnas Honduras. Dia pernah memperkuat negerinya berlaga di Piala Dunia 2014.

Tragedi ini jelas membuat keluarga Peralta dan sepak bola Honduras terpukul. “Ini sangat buruk. Mereka membunuh anak saya yang luar biasa. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi karena saya hati saya sangat sakit,” kata ayah Peralta, Carlos Peralta.

Sementara itu, asosiasi sepak bola Honduras, Fenafuth juga turut mengungkapkan rasa duka terhadap kematian Peralta. Direktur Osman Madrid mengatakan, “Ini kematian tragis yang membuat olahraga Honduras berduka.”

Sampai sekarang, polisi belum menangkap pelaku maupun tersangka pembunuhan Peralta. Namun, kematiannya diyakini terkait dengan kekerasan antargeng yang kerap terjadi di Honduras.

Comments
Loading...