Penggunaan VAR Buat Juventus Terbelah

Football5star.com, Indonesia – Penggunaan teknologi bantuan video atau yang disebut VAR telah resmi dipakai di Serie A musim ini. Hingga mendekati paruh musim, pro dan kontra mengenai layak atau tidaknya kebijakan ini masih menyelimuti beberapa kontestan liga. Salah satunya adalah sang juara bertahan, Juventus. Dua penggawa mereka, Gianluigi Buffon dan Sami Khedira, memiliki pendapat bersebrangan mengenai VAR.

Bagi Buffon, penggunaan video dalam dunia sepak bola masih terasa asing. Ia berharap ada evaluasi berkala yang dilakukan pihak operator kompetisi dimana pun berada, terutama untuk pertandingan-pertandingan internasional.

twitter.com/juventusfc

“Proses pengenalan VAR masih terasa asing meski sudah digunakan di Italia musim ini. Bagiku, kita tidak bisa mengandalkan bantuan serupa untuk laga internasional. Karena sangat sensitif jika sudah sampai membahas kepentingan dua buah negara. Harus ada banyak yang dikorbankan nantinya,” terang Buffon.

Sementara itu, Khedira menganggap ini merupakan terobosan baru dalam dunia sepak bola. Namun, pemain berdarah Tunisia tersebut mengingatkan bahwa proses pengaplikasiannya harus tetap memperhatikan kemurnian olahraga itu sendiri.

“Dari segi teknologi, penggunaan VAR merupakan sebuah langkah tepat. Sayangnya, masih belum diikuti dengan regulasi dan implementasi yang jelas. Sepak bola itu tentang emosi, dan kesalahan (manusia) sudah menjadi bagian darinya sejak lama,” katanya.

“Tujuannya tentu baik jika untuk meminimalisir kesalahan. Tapi, membuat pemain menungu selama tiga menit untuk memastikan hasil akhir sepertinya sesuatu yang sangat tidak sepak bola,” tambah Khedira.

Selain Italia, ada beberapa negara yang telah menggunakan VAR untuk kompetisi domestik mereka. Di antaranya ada Jerman, Australia, dan Amerika Serikat.

Comments
Loading...