Radja Nainggolan Merasa Ditendang Roma

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Proses kepindahan Radja Nainggolan dari AS Roma menuju Inter Milan ternyata masih menimbulkan polemik. Radja merasa dirinya ditendang pergi dari Roma. Ia pun kecewa dan menyayangkan keputusan dari klub yang bermarkas di Stadion Olimpico tersebut.

AS Roma yang tengah membentuk skuat yang berisikan pemain muda, melepas beberapa pemain senior mereka. Salah satu yang turut menjadi korban kebijakan Il Lupi adalah Radja Nainggolan. Padahal selama tiga musim setengah, Radja menjadi salah satu sosok penting di lini tengah AS Roma.

“Perpindahan ini bukan salah saya, atau setidaknya bukan sepenuhnya salahku. Saya kecewa dengan beberapa tindakan mereka dan sebagai seorang pria, saya tak terima. Saya pernah melakukan kesalahan dan tak ada konfirmasi apapun,” ungkapnya dilansir Football5star dari Gazzetta dello Sport.

Yang paling membuat pemain keturunan Medan ini adalah mantan klubnya mencoba menjualnya tanpa sekalipun mengajak berbicara. Baginya itu tindakan yang penuh pengkhianatan.

“Mereka melakukan banyak hal tanpa mengajakku berbicara layaknya lelaki. Roma ingin menjual saya dan melakukan transaksi dengan klub asing yang tak akan pernah saya terima. Saya diperlakukan seperti pemain yang tidak penting,” ungkapnya dengan kesal.

Radja Nainggolan, Franck Kessie
zimbio.com

Di saat ia merasa dikecawakan oleh manajemen lamanya, Luciano Spalletti datang dan menawarinya bergabung dengan Inter. Sempat menyesal, namun kini ia menikmatinya.

“Saat itu Spalletti menghubungiku dan saya tak berpikir lama. Saya menyeseal awalnya, tetapi saya disambut dengan sangat baik di sini. Saya menemukan klub yang terorganisir dengan baik dan tahu apa yang akan mereka lakukan.”

Comments
Loading...