Roma Masih Belum Konsisten

Konsistensi menjadi persoalan AS Roma dalam dua dua musim terakhir. Di musim ini, Giallorossi dinilai masih belum bisa tampil konsisten.

Roma menjadi tim kandidat juara saat ditangani oleh Rudi Garcia. Mereka menjadi pesaing terdekat Juve dalam dua musim belakangan.

Tapi, Roma kerap ‘kehabisan bensin’ di fase-fase krusial. Di musim lalu, mereka pernah menuai hasil imbang enam kali beruntun hingga tercecer dari Bianconeri yang akhirnya mengamankan scudetto keempat secara berurutan.

Roma baru saja menelan kekalahan saat berhadapan dengan Inter Milan di pertandingan Liga Italia. Saat melakoni pertandingan di Giuseppe Meazza, Minggu (1/11) dinihari WIB, gol dari Gary Medel menjadi penyebab kekalahan Roma.

Satu performa oke sebenarnya sudah ditunjukkan oleh Roma sebelum takluk dari Inter. Mereka mencatatkan lima kemenangan beruntun di Liga Italia.

Akibat kekalahan itu, Roma pun kehilangan posisi puncak klasemen. Mereka mengumpulkan 23 poin, berjarak satu angka dari Nerazzurri dan Fiorentia yang ada di atas ‘Serigala Ibukota’.

Soal performa Roma, Alberto Zaccheroni menilai bahwa mereka masih belum menemukan konsistensi. Permainan mereka juga dinilai masih belum mengalir.

“Roma kurang konsistensi, permainan mereka masih belum semengalir Napoli,” kata Zaccheroni di Football Italia.

“Melawan Inter, mereka masih jarang mengambil keuntungan dari sisi lapangan. Lalu, terlalu banyak pemain mereka yang bermain bagus di satu Minggu dan tidak lagi di pekan sesudahnya,” imbuhnya.

BERITA TERKINI