Secarik Kertas Kecil Yang Mengakhiri Kebuntuan Bayern

201

Ada sebuah momen menarik yang terjadi di laga Bayern Muenchen vs Ingolstadt yang digelar pada Sabtu (12/12) malam. Pelatih Bayern, Pep Guardiola, terlihat sempat menuliskan sebuah catatan dalam sebuah kertas kecil dan kemudian memberikannya kepada kapten tim, Philipp Lahm.

Momen ini terjadi pada menit ke-58. Saat itu, kedudukan masih imbang tanpa gol dan Bayern kesulitan dalam memecah kebuntuan.

Membaca tulisan dari Guardiola tersebut, Lahm kemudian berpindah posisi. Jika pada awal laga Lahm bermain di posisi bek kanan, maka kapten timnas Jerman ini kemudian naik mengisi pos gelandang.

Tak hanya Lahm, winger Kingsley Coman pun berpindah sisi dari kanan ke kiri. Begitu pula dengan Javi Martinez yang kembali mengisi posisi bek.

Perubahan taktik yang diterapkan Guardiola terbukti sukses. Tujuh menit setelahnya, Bayern akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat aksi Robert Lewandowski yang memanfaatkan celah di lini belakang Ingolstadt.

Saat ditanya mengenai momen tersebut, Guardiola pun membeberkan alasannya.

“Kami tak ingin hanya mengganti posisi satu pemain, tetapi tiga atau empat sekaligus. Akan lebih mudah ketika seorang pemain berkomunikasi dengan yang rekan-rekannya yang lain ketimbang saya harus menginstruksikan mereka satu per satu di pinggir lapangan,” beber Guardiola.

“Kami tahu kami harus memberikan tekanan lebih kepada bek kiri mereka,” lanjutnya.

Usut punya usut, Guardiola ternyata mencontek hal ini dari pelatih Borussia Moenchengladbach, Andre Schubert. Seperti diketahui, Gladbach merupakan tim pertama yang berhasil mengalahkan Bayern di Bundesliga musim ini.

“Tetapi mereka menang, dan kini giliran kami yang menang. Jadi, rasanya setiap pelatih perlu melalukan hal seperti ini,” sebut eks pelatih Barcelona ini.