Football5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Setelah Barca, PSG Mau Kalahkan Madrid

111

Paris Saint-Germain diliputi rasa percaya diri jelang pertemuannya dengan Real Madrid di matchday III Liga Champions. Berbekal kemenangan atas Barcelona musim lalu, PSG siap menjungkalkan raksasa Spanyol lainnya.

Baik PSG maupun Madrid sama-sama menguasai Grup A dengan poin enam dari dua laganya. PSG berhasil mengalahkan Malmo dan Shakhtar Donetsk di dua matchday sebelumnya, namun masih kalah produktivitas gol dengan Madrid yang ada di puncak.

Ujian buat PSG baru akan datang di Parc des Princes, Kamis (21/10/2015) dinihari WIB nanti, kala raksasa Spanyol dan Eropa, Madrid, berkunjung ke sana dengan modal belum terkalahkan sama sekali di La Liga maupun Liga Champions.

Ini bakal jadi ujian tersendiri buat PSG yang dalam beberapa tahun terakhir berupaya mendobrak kekuatan tradisional di Eropa yang selama ini dikuasai Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, atau klub-klub Premier League. Secara kualitas skuat pun PSG tidak kalah bagusnya dengan Madrid.

Maka dari itu kemenangan atas Madrid di laga ketiga ini begitu penting, tak hanya untuk memuluskan langkah ke fase gugur tapi juga soal status mereka di kompetisi antarklub Eropa. Optimisme tinggi pun menyelimuti para pemain PSG.

Pasalnya pada musim lalu, PSG juga berhasil mengalahkan tim besar Spanyol lainnya sekaligus rival abadi Madrid, Barca, dengan skor 3-2 pada laga fase grup.

Selain itu, Madrid pun datang dengan kondisi skuat yang tak lengkap menyusul cederanya Karim Benzema, Gareth Bale, Dani Carvajal, James Rodriguez, dan Pepe. Luka Modric sendiri masih diragukan bakal tampil meski ikut terbang ke Paris bersama skuat.

“Tapi kami bisa menang. Karena kami akan bermain di kandang, karena kami punya kualitas, karena kami sudah mengalahkan salah satu klub terbaik Eropa – Barcelona. Kami harus menghormati lawan kami, tapi kami bisa melakukannya (mengalahkan mereka),” ujar pelatih PSG, Laurent Blanc, seperti dikutip situs resmi UEFA.

“Itu bukan pertandingan yang menentukan, meski menjadi juara grup adalah target yang penting – tapi itu belum menentukan apapun,” lanjut Blanc.