Footbal5star
Berita Sepak Bola Terkini Terlengkap Football5star.com

Tak Ada Nama Allegri dalam Surat Perpisahan Bonucci untuk Juventus

224

Football5star.com, Indonesia – Tujuh tahun kebersamaan di Juventus memiliki kesan spesial bagi Leonardo Bonucci. Karenanya, dia merasa pantas menulis surat perpisahan untuk mantan klubnya itu. Hanya saja, tak disebutkan nama pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dalam surat itu.

Seperti diketahui, Bonucci baru saja diboyong Milan dengan nilai 40 juta euro dari Juventus. Dia dikontrak selama lima musim di San Siro. Usai 6 kali membawa Juventus meraih Scudetto, Bonucci memilih untuk berkostum I Rossoneri.

Dilansir La Gazzetta dello Sport, Bonucci mengucapkan salam perpisahan sekaligus terima kasih kepada para pemain Juventus dan tifosi. “Tujuh musim telah berlalu. Tujuh musim penuh kemenangan, mewujudkan mimpi, dan penuh kenangan yang indah. Saya selalu memberikan segalanya sampai akhirnya saya meninggalkan Juventus,” tulis Bonucci.

“Saya pergi dengan respek yang besar. Tanpa kasi sayang klub, kapten, rekan setim, dan tifosi, saya tak bisa apa-apa. Cerita indah telah saya buat bersama Juventus dan terima kasih untuk rekan-rekan dan tifosi. Saya akan merindukan kalian semua. Cerita indah. Terima kasih atas segalanya, Juve,” lanjutnya.

Sono passate sette stagioni. Sette stagioni di vittorie, di sogni realizzati, di crescita avvenuta attraverso un legame empatico ed eccezionale con la Juve, nella sua assoluta interezza. Sei scudetti, tutti vissuti e conquistati lottando. Rimane certo il rammarico grandissimo per non aver vinto la Champions, maggiore però è l'orgoglio per i successi ottenuti e per aver fatto parte di una grande Famiglia. Ho sempre dato tutto, davvero, fino alla fine. Ho ricevuto, dato e imparato. Quella che oggi vedo guardandomi indietro è comunque una splendida storia, degna di concludersi nel pieno rispetto e affetto, senza intaccare ciò che ho vissuto insieme alla Società, al Capitano, ai compagni e ai tifosi. Grazie di tutto, Juve. #LB19

A post shared by Leonardo Bonucci (@bonuccileo19) on

Dilihat dari ssurat itu, Bonucci sama sekali tak menyinggung peran pelatih, yakni Allegri. Disinyalir, hubungan Bonucci dan Allegri yang memanas sejak kemenangan 4-1 atas Palermo, Februari silam, masi membekas sampai saat ini.

Kala itu, Bonucci yang ditarik keluar sebelum laga usai, melampiaskan kemarahannya kepada Allegri. Keduanya pun tampak terlibat adu argumen di tepi lapangan. Akibat insiden itu, Bonucci dibekukan dari tim dalam lawatan ke markas FC Porto di Liga Champions.

Pada final Liga Champions melawan Real Madrid, Bonucci dikabarkan terlibat friksi dengan Allegri, serta dua rekan setimnya, Paulo Dybala dan Andrea Barzagli, saat jeda laga.

Hal itu memang sudah dibantah Bonucci seusai laga yang berakhir 1-4 untuk kekalahan Juventus itu. Namun, cerita ketidakharmonisan hubungan Bonucci dengan beberapa nama di ruang ganti I Bianconeri masih tersisa. Hal itu disebut-sebut sebagai latar keputusan Bonucci pergi ke Milan.

Meski begitu, setidaknya ada satu nama yang masih memiliki kedekatan dengan Bonucci di Juventus, yakni Gianluigi Buffon. Bahkan, keduanya pun berbalas cuitan perpisahan melalui akun Twitter pribadi masing-masing.

“Rekan setim dan petualang. Kami pernah melangkah di jalan bersama. Jalan kemenangan. Aku mendoakan yang terbaik. Namun, aku akan merindukanmu,” cuit Buffon.

Bonucci langsung membalas, juga dengan ucapan perpisahan yang mengharukan. “Aku juga akan merindukanmu. Terima kasih telah berbagi kemenangan, untuk pertarungan yang dimenangkan dan juga kalah. Sampai jumpa di tim nasional,” kicau Bonucci.