Terus Dikritik, Guardiola: Saya Terlalu Sering Juara

Pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola, menyatakan tidak ada yang salah dengan keputusannya mencadangkan Thomas Mueller pada leg pertama semifinal Liga Champions.

Guardiola dikritik karena memilih menyimpan Mueller saat bertandang ke Vicente Calderon dan baru memasukkannya pada menit ke-70. Ketidakhadiran Mueller sejak menit awal disebut sebagai alasan terkuat mengapa Bayern menelan kekalahan dari Atletico.

“Masalah terbesar saya dengan orang-orang yang mengkritik saya adalah karena saya sudah memenangkan banyak gelar juara,” ujar Guardiola, dilansir Marca.

Dengan latar belakang yang dimiliki Guardiola sebagai pengoleksi banyak gelar juara, banyak orang yang menuntut Guardiola selalu tampil sempurna di tiap pertandingan yang ia jalani.

“Di tiap laga yang kami jalani, kami harus melihat dan menilai pendekatan apa yang harus kami lakukan menghadapi laga tersebut, tentunya dengan tetap mengikuti filosofi sepakbola kami.”

“Di Madrid, kami kalah bukan karena Mueller tak bermain sejak awal pertandingan. Kehadiran Mueller bukan satu-satunya hal yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan,” tutur Guardiola.

Guardiola pun menyatakan bahwa dirinya tetap akan memilih pemain terbaik yang dirasanya pas untuk memenangkan laga dan sama sekali tak tertekan dengan kritikan yang datang.

“Satu jam sebelum laga dimulai, semua baru akan mengetahui siapa yang akan bermain. Sebagai pelatih, saya harus bisa beradaptasi terhadap berbagai kondisi dengan skuat yang saya miliki. Bila saya merasa komposisi di Madrid adalah yang terbaik, maka saya akan tetap berpegang teguh dengan hal itu,” ucap mantan pelatih Barcelona ini.

Comments
Loading...