Timnas Chile “Sandera” Pelatihnya

Pelatih timnas Cike, Jorge Sampaoli, tak habis pikir dengan federasi sepakbola negara tersebut yang menahan kepergiannya. Sampaoli menganggap dirinya seperti sandera La Roja.

Ini semua bermulai dari dugaan kasus korupsi yang melibatkan presiden federasi sepakbola Chile, ANFP, Sergio Jadue, yang membuatnya mundur dari jabatannya.

Sampaoli pun ikut kena imbasnya. Dia ikut diinvestigasi yang berjalan dengan tidak menyenangkan. Alhasil, Sampaoli pun kecewa dan mengutarakan keinginannya untuk mundur dari jabatan pelatih. Kebetulan Sampaoli sendiri tengah diminati Chelsea dan Real Madrid.

Sayang pelatih asal Argentina itu tidak mendapat restu dari Arturo Salah yang kini menjabat presiden ANFP. Salah meminta Sampaoli untuk menghormati kontraknya hingga Piala Dunia 2018. Jika memang ingin mundur, maka Sampaoli harus membayar sejumlah kompensasi.

Inilah yang lantas membuat Sampaoli kecewa dan merasa tak dihargai atas prestasinya membawa Cile juara Copa America 2015.

“Dalam situasi ini saya tidak ingin bekerja atau tinggal di negara ini. Saya tak pernah membayangkan dalam waktu singkat citra seorang idola yang sudah memberi banyak hal kepada sepak bola Cile bisa hancur,” tutur Sampaoli seperti dikutip Soccerway.

“Saya terus terang kecewa dan dalam kondisi ini saya tak bisa terus memimpin tim ketika pikiran saya sudah berada di tempat lain. Saya benar-benar berpikir Arturo Salah akan mengerti dan membiarkan saya bebas. Saya terkejut dengan sikapnya yang menjadikan saya seperti seorang sandera, bertentangan dengan keinginan saya. Skenario dalam beberapa bulan terakhir adalah alasan yang cukup bagi saya untuk dilepaskan,” sambungnya.

“Saya sangat bersemangat dan memiliki proyek masa depan yang sangat menarik dan bisa diperpanjang, namun perlakuan buruk ini tak bisa diterima. Kehormatan dan martabat pribadi saya terpengaruh karena saya dihubungkan dengan semua tindakan korupsi yang terjadi dengan semua direktur sebelumnya. Mereka mengatakan saya memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Itu tak bisa dipercaya dan tak bisa diterima.”

Comments
Loading...