Xavi: Suporter Spanyol Yang Menyoraki Pique Adalah Madridista

82

Xavi sudah tidak lagi membela Barcelona. Namun, api rivalitasnya dengan Real Madrid masih dibawa. Dia menuding suporter Spanyol yang selalu menyoraki eks setimnya di El Barca, Gerard Pique adalah para pendukung Madrid.

Xavi melontarkan pernyataan tersebut di sela-sela kegiatan yang diselenggarakan oleh sebuah produsen perlengkapan olahraga, TocBal pada Jumat (9/10). Dia mengatakan bahwa para pendukung La Furia Roja harus memberi respek kepada Pique dan mengesampingkan rivalitas klub.

“Tiba waktunya bagi para suporter untuk mengurangi siulan dan meningkatkan dukungan. Dia membela Spanyol, dia hanya ingin bermain. Tapi fans Madrid menyorakinya gara-gara ucapannya di Camp Nou. Itulah yang terjadi,” tutur Xavi.

Pada akhir musim lalu, Pique memang sempat memicu kontroversi dalam perayaan treble winners El Barca. Dia menyebut seorang rapper asal Kolombia, Kevin Roldan sebagai orang yang berjasa terhadap kesuksesan timnya. “Terima kasih Kevin Roldan, semuanya berawal dari Anda,” kata Pique waktu itu.

Madridista berang karena Pique merujuk kepada kontroversi usai El Real dikalahkan Atletico Madrid 0-4. Kekalahan itu membuat performa Madrid menurun. Belakangan muncul polemik terkait pertandingan tersebut. Cristiano Ronaldo ternyata tetap menggelar pesta ulang tahunnya dengan beberapa pemain Madrid. Dalam momen itu, Roldan datang untuk menghibur.

Dikabarkan pesta itu membuat keretakan antarpemain di tubuh Madrid. Sejumlah pemain berang karena Ronaldo cs bersikap biasa saja menanggapi kekalahan dari Atletico. Hal itulah yang secara tidak langsung membuat performa El Real menurun dan gelar juara liga disabet Barcelona.

Akan tetapi, dampak ucapan Xavi belum terlihat nyata. Pada Jumat (9/10), Spanyol akan bermain melawan Luksemburg pada Kualifikasi Piala Eropa 2016. Saat itu akan terlihat apakah pernyataan akan meredakan atau malah menambah buruk sorakan penonton terhadap Pique jika dimainkan.

You might also like More from author