Berkat Sang Ayah, Buffon Jadi Kiper

Pada tanggal ini 20 tahun yang lalu, Gianluigi Buffon menjalani debutnya di Serie A bersama Parma. Tidak tanggung-tanggung, lawan yang dihadapi Buffon pada laga debutnya adalah AC Milan yang saat itu berstatus juara bertahan Serie A.

Hebatnya, pada laga yang digelar pada 19 November 1995 itu, Buffon tetap menjaga gawangnya tidak kebobolan selama 90 menit. Dia sukses membawa Parma menahan imbang Milan tanpa gol. Kala itu dia masih berumur 17 tahun.

Selang 20 tahun kemudian, kiper Juventus tersebut pun mengenang masa-masa awal dia memutuskan menjadi kiper. Buffon mengungkapkan bahwa ayahnya merupakan sosok yang membuatnya menjadi kiper.

“Seperti kebanyakan anak, saya tidak mulai sebagai kiper. Saya suka mencetak gol. Pada akhirnya, sepak bola soal mencetak gol. Lalu, pada usia 6 atau 7 tahun, saya bermain di tengah dan sweeper. Sejujurnya, saya suka itu,” kata Buffon di laman resmi UEFA.

“Namun, sepertinya takdir membuat saya menjadi kiper. Ayah saya menyarankan untuk berubah posisi dan mencoba bermain di gawang. Saya selalu suka saat beraksi, mengalami situasi yang berbeda, dan tantangan baru,” lanjut kapten Italia itu.

“Selama setahun saya memutuskan bermain di gawang, setelahnya saya akan kembali menjadi pemain lapangan. Setelah 5 atau 6 bulan saya berpikir bahwa saya kiper yang cukup baik. Saya merasa memiliki sejumlah bakat. Setahun kemudian, saya telah mulai bermain untuk Parma di jalur yang sama sekali berbeda,” pungkas Buffon.

Menariknya, pada peringatan 20 tahun debut Buffon, lawan yang akan dihadapi Juventus akhir pekan nanti adalah Milan, lawan pertama Buffon di Serie A.

Gianluigi BuffonJuventusParma