Berkata Kasar di Medsos, Ribery Didenda Besar oleh Bayern

Football5Star.com, Indonesia – Jarimu, harimaumu. Ujar-ujar itu berlaku bagi Franck Ribery. Gara-gara luapan amarahnya yang terlontar lewat unggahan di media sosial, dia terkena denda besar. Hal itu diungkapkan Direktur Olahraga Bayern Munich, Hasan Salihamidzic.

Salihamidzic menilai Ribery tak berlaku selayaknya panutan dan pemain Bayern yang yang figur publik. Dia menilai kata-kata yang dituliskan sang winger di media sosial berlebihan meskipun itu adalah reaksi atas hujatan yang datang dari beberapa warganet dan pers.

“Dia menggunakan kata-kata yang tak dapat diterima di Bayern. Kemarin, saya berbicara panjang-lebar dengan dia. Saya katakan bahwa dia akan mendapatkan denda sangat besar. Dia menyepakati hal itu,” ungkap Salihamidzic seperti dikutip Football5Star.com dari TZ Muenchen.

Pria asal Bosnia tersebut menekankan, hanya faktor itu yang membuat Ribery dihukum oleh Bayern. Sementara itu, soal sang pemain menghabiskan 1.000 pounds untuk sepotong steak bertabur emas tak menjadi persoalan. Dia pun menilai reaksi mantan pemain timnas Prancis itu sebenarnya wajar.

“Franck merasa sangat terhina. Bukan hanya dia yang merasakan itu. Bahkan istri dan keluarganya juga merasa diserang. Begitu pula ibunya yang baru saja menjalani operasi. Dia membela diri dan itu haknya,” terang pria yang pernah main untuk Juventus tersebut.

Insiden bermula dari unggahan pemain berumur 35 tahun itu saat menyantap steak bertabur emas karya Chef Nusret Gokce alias Salt Bae di Dubai. Unggahan tersebut lantas mendapat kecaman dari beberapa orang.

Ribery marah dan melontarkan sumpah serapah dengan kata-kata kasar dan tak senonoh. Sebelumnya, Wahiba, istri Ribery, juga mengungkapkan kekesalan terhadap hujatan-hujatan tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More