Bermain di Juventus Tak Ubahnya Seperti Penjara

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain tim wanita Juventus, Petronella Ekroth, mengatakan bahwa mantan klubnya seperti sebuah penjara. Pernyataan tersebut ia keluarkan karena tak ada satu pun anggota Juventus yang boleh membicarakan mengenai kasus tudukan perkosaan Cristiano Ronaldo beberapa bulan lalu.

Pada akhir tahun 2018 lalu, Cristiano Ronaldo sempat mendapatkan tuduhan pemerkosaan oleh seorang wanita. Kasus pemerkosaan itu disebut terjadi ketika Ronaldo sedang berlibur ke Las Vegas, Amerika Serikat.

“Pihak klub melarang kami membicarakan mengenai kasus tersebut. Kami dipaksa untuk diam dan tak boleh menyebutkan apa-apa mengenai kasus Ronaldo. Satu-satunya hal yang saya bisa lakukan ketika itu adalah menghargai keputusan klub,” beber Petronella Ekroth dikutip dari Football Italia.

“Saya membungkam diri sendiri karena merasa pendapat saya tak memiliki arti apapun. Rasanya seperti dipenjara. Saya tak bisa melakukan apapun yang saya inginkan,” katanya menambahkan.

Kasus tuduhan perkosaan tersebut tak membuat Ronaldo kehilangan sentuhan magisnya di atas lapangan. Pria 34 tahun itu masih tetap bisa tampil apik dan membawa Juventus mengamankan gelar Scudetto untuk kali ke delapan secara beruntun.

Pada akhirnya, pihak kepolisian Amerika Serikat dan pengadilan negara bagian Nevada akhirnya memutuskan untuk tak melanjutkan kasus tuduhan perkosaan Ronaldo. Keputusan ini diambil setelah sang wanita mengaku bahwa ia sudah berbohong demi mendapatkan publisitas dari publik dunia.

Cristiano RonaldoJuventusPetronella Ekroth