Berpeluang Latih Barcelona, Mauricio Pochettino Jilat Ludah Sendiri

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino, membuka pintu bagi klub mana pun. Tak terkecuali Barcelona. Dia secara implisit siap menjilat ludah sendiri andai terbuka kesempatan menangani Lionel Messi dkk.

Di tengah masa depan Quique Setien yang tak menentu di Barcelona, Mauricio Pochettino disebut-sebut sebagai salah satu calon ideal. Eks manajer Southampton dan Tottenham Hotspur di Liga Inggris itu pun memberikan sebuah isyarat dengan membahas soal kata-katanya dua tahun lalu.

Pada 2018, Pochettino sempat membuat pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan, lebih baik menjadi petani di Argentina ketimbang melatih Barcelona. Itu tak terlepas dari latar belakangnya sebagai eks pemain dan pelatih Espanyol, rival El Barca di Catalunya.

Mauricio Pochettino sempat membela Espanyol yang merupakan rival barcelona di Catalunya.
marca.com

“Saya tidak bermaksud merendahkan Barcelona. Espanyol adalah klub yang membesarkan saya, tapi saya tak arogan dan tak suka membuat pernyataan seperti itu,” ujar Mauricio Pochettino seperti dikutip Football5Star.com dari El Pais.

Pochettino lantas menambahkan, “Mungkin sekarang saya tak akan mengatakan hal tersebut karena dalam hidup, kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi.”

5 Menit Bersama Bartomeu

Pernyataan kontroversial yang dibuat dua tahun lalu itu, menurut Pochettino, tak lebih dari upaya meredam rumor. Dia merasa terganggu karena dirumorkan akan merapat ke Barcelona hanya gara-gara bertemu dengan Josep Maria Bartomeu.

Mauricio Pochettino digantikan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur.
menshouse.gr

“Pada tahun itu, saya berada di Barcelona dan bersua Bartomeu di sebuah bar. Kami salinhg menyapa karena anak-anak kami berada di sekolah yang sama. Kami hanya berbincang selama lima menit,” ucap Pochettino mengisahkan perjumpaannya dengan Bartomeu.

Melanjutkan kisahnya, Pochettino mengungkapkan, “Itu memunculkan rumor dan jadi alarm bagi tim-tim lain yang menginginkan saya. Ketika ditanya soal itu (melatih Barcelona), saya ingin menyudahinya secara drastis.”

Mauricio Pochettino mencapai puncak popularitas setelah membawa Tottenham Hotspur ke final Liga Champions 2018-19. Namun, dia gagal membawa timnya mengalahkan Liverpool. Nasib tragis dialaminya pada medio November 2019. Dia dipecat manajemen Tottenham karena keterpurukan tim hingga berada di posisi ke-14. Posisinya lantas diisi Jose Mourinho yang tengah menganggur setelah didepak Manchester United.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More