Bintang Muda MU, Amad Diallo, Tersandung Kasus Pemalsuan Dokumen

Football5star.com, Indonesia – Pemain muda Manchester United (MU), Amad Diallo, terkena denda sebesar 42 ribu poundsterling akibat tersandung kasus pemalsuan dokumen dan menggunakan orang tua palsu saat pindah dari Pantai Gading ke Italia.

Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Kamis (11/2/2021), federasi sepak bola Italia, FIGC menjatuhkan vonis bersalah kepada Diallo karena menggunakan dokumen palsu dan orang tua palsu saat bergabung ke Atalanta. FIGC menjatuhkan denda sebesar 42 ribu poundsterling kepada pemain 18 tahun tersebut.

Baru Bergabung Amad Diallo Langsung Incar Juara Premier League

Diallo baru bergabung ke MU pada Januari 2021 meski kesepakatan sudah tercapai pada Oktober 2020. Sebelumnya ia harus menunggu paspor Italia dan surat izin kerja serta visa Inggris. Dalam laporan Kejaksaan Federal Italia, Diallo menggunakan nama orang tua, Hamed Mamadou Traore dan Marina Edwige yang ternyata fiktif.

Tidak hanya Diallo yang tersandung kasus pemalsuan dokumen. Saudaranya, Hamed Traore juga mengalami kasus serupa. Menurut laporan media di Italia, kedua pemain tersebut meminta sejumlah pihak untuk membuatkan dokumen palsu untuk mereka.

Dalam penyelidikan yang terbaru menyebutkan bahwa kemungkinan besar, pihak yang diminta bantuan oleh kedua pemain ini adalah jaringan dari perdagangan anak di Afrika. Jaringan ini disinyalir juga berperan menyelundupkan lima orang dewasa dan dua anak laki-laki enam tahun lalu.

Selain itu diduga juga, Amad Diallo Traore bukan nama asli si pemain. Dan Hamed Traore yang saat ini masih bermain di Sassoulu juga bukan saudaranya. Setelah menghapus nama Traore pada ulang tahunnya ke-18 Juli lalu, ia juga secara resmi menggantinya dengan nama Diallo pada September.

Pihak Manchester United sendiri menolak untuk memberikan pernyataan terkait kasus ini.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More