Bintang Sepak Bola Wanita Ini Sebut Pendukung Donald Trump sebagai Teroris

Football5star.com, Indonesia – Publik dunia terkejut dengan aksi kerusuhan yang terjadi di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Para pendukung Donald Trump menggelar protes di Gedung Capitol, Washington. Aksi ini kemudian berujung aksi vandal yang menewaskan satu orang.

Kondisi yang baru pertama kali terjadi di Amerika Serikat ini membuat sejumlah pihak menyuarakan ketidaksukaan pada aksi para pendukung Trump tersebut. Bintang sepak bola wanita Amerika Serikat, Megan Rapinoe dengan tegas mengatakan bahwa mereka yang rusuh di Gedung Capitol ialah teroris lokal.

“Teroris lokal Amerika Serikat telah menyerbu Gedung Capitol di Washington,” kicau Megan di akun Twitter pribadinya, Sabtu (9/1/2021).

Selain memberikan pernyataan keras terhadap aksi kekerasan tersebut, Megan juga sempat me-retweet beberapa video dan gambar kekerasan yang terjadi di Gedung Capitol akibat aksi para pendukung Trump.

Dilansir dari laporan AFP, aksi demo ini dilakukan pendukung Trump untuk menggagalkan anggota parlemen dari tugas konstitusional mengesehkan Joe Biden sebagai presiden pengganti Trump.

Kemunculan para pendukung Trump di depan gedung Capitol berawal dari pidato Trump pada pukul 11 siang waktu setempat Ellipse Park, di selatan pagar Gedung Putih.

Di depan para pendukungnya, Trump kembali menegaskan tidak mengakui kekalahannya di Pilpres Amerika Serikat dan menolak mengakui kemenangan Joe Biden. Di momen pidato Trump ini, para pendukungnya di Twitter menyuarakan “Make America Great Again”

Megan Rapinoe memang secara terbuka mengumumkan bahwa dirinya adalah pendukung dari Joe Biden dari Partai Demokrat. Di beberapa kesempatan, Megan sempat perang kata-kata dengan Donald Trump. Ia misalnya menyebut bahwa Trump sangat takut dengan wanita yang memiliki kekuatan.

“Semua disukai Donald Trump kecuali wanita yang punya kekuatan,” ucap pemain yang mempersembahkan gelar juara Piala Dunia Wanita 2019 untuk Amerika Serikat.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More