Bisa Apa Tim-Tim Undangan di Copa America?

Football5star.com, Indonesia – Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dikenal sebagai salah satu konfederasi dengan jumlah peserta tersedikit di dunia. Mereka hanya memiliki 10 anggota. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk mengajak dua tim undangan dari konfederasi lain untuk menggenapi jumlah peserta Copa America.

Kesempatan eksklusif ini biasanya diberikan kepada tim-tim yang tergabung ke dalam Federasi Sepak Bola Amerika Utara (CONCACAF). Namun, sepanjang sejarahnya, tim-tim dari Asia juga berhasil mendapatkan kesempatan untuk berlaga di Copa America.

Semenjak format tim undangan diperkenalkan pada 1993, sudah ada 10 tim yang mendapatkan kehormatan untuk bersaing di ajang Copa America. Sepuluh tim tersebut adalah Australia, Kosta Rika, Haiti, Honduras, Jamaika, Jepang, Meksiko, Panama, Qatar, dan Amerika Serikat.

Performa Tim Undangan di Copa America - Luciernaga Informativa
Luciernaga Informativa

Pada 1993, Meksiko dan Amerika Serikat menjadi dua tim non-Conmebol pertama yang bertanding di ajang Copa America. Ketika itu, langkah Amerika Serikat harus terhenti di fase grup. Sementara itu, Meksiko berhasil melaju hingga ke babak final. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Argentina yang dipimpin oleh Gabriel Batistuta.

Catatan itu, membuat Meksiko menjadi tim undangan dengan prestasi terbaik di ajang Copa America. Hal ini dibuktikan dengan tiga medali perunggu dan dua medali perak yang mereka dapatkan dari 10 kali keikutsertaannya.

Pada edisi 2001, Honduras yang bermain dengan status sebagai tim kuda hitam berhasil tampil memukau. Ketika itu, mereka berhasil meraih medali perunggu. Mereka unggul atas Uruguay yang tampil dengan status tim favorit.

Tanpa Kejutan Lain

Prestasi gemilang dari Honduras dan Meksiko sayangnya tak bisa diikuti oleh tim undangan lainnya. Oleh karena itu, Jepang dan Qatar yang ikut serta di edisi 2019 diprediksi tidak akan bisa bicara banyak sepanjang jalannya turnamen.

Qatar memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mempersiapkan diri jelang gelaran Piala Dunia 2022 mendatang. Sementara itu, Jepang yang sebelumnya sudah berpengalaman bermain di Copa America akan memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang pemanasan jelang Olimpiade Tokyo pada tahun 2020 mendatang.

Pada tahun depan, Australia akan menjadi bagian dari Copa America untuk kali pertama dalam sejarah. Satu tim undangan lainnya adalah Qatar yang masih terus melakukan pemantapan skuat sebelum menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Comments
Loading...