Bitcoin di Sepak Bola: Dari Klub Kecil Gibraltar hingga Juventus

Football5star.com, Indonesia – Klub kasta ketiga Liga Spanyol, DUX Internacional de Madrid resmi mendatangkan eks striker Real Madrid B, David Barral.

Yang menarik dari kepindahan Barral ke klub yang sahamnya mayoritas dimiliki oleh Thibaut Courtois ialah penggunaan bitcoin sebagai bagian dari proses transfer.

Dikutip Football5star.com dari Twitter resmi klub, Senin (20/1/2021), Barral menjadi pemain pertama dalam sejarah yang menandatangani kontrak menggunakan bitcoin atau mata uang kripto (cryptocurrency) tersebut.

david barral-baral23

Fenomena penggunaan bitcoin pada sepak bola sebenarnya sudah mulai berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Dikutip dari Daily Tech, bitcoin adalah uang elektronik yang mulai diperkenalkan pada 2009 oleh pria Jepang bernama Satoshi Nakamoto.

Legalitas penggunaan bitcoin berubah dengan sangat cepat di seluruh dunia, beberapa negara seperti Thailand melarang Bitcoin, negara Jerman memberikan status legal dan beberapa negara seperti Cina membatasi penggunaan bitcoin.

Bitcoin mulai menjamah di dunia sepak bola pada kisaran 2018. Pada Januari 2018, seperti dikutip dari The Guardian, Gibraltar United, klub sepak bola divisi tertinggi di Gibraltar, akan menjadi klub pertama yang membayar para pemainnya dengan bitcoin.

Pablo Dana, pemilik klub Gibraltar United saat itu memang tengah berinvestasi di Quantocoin. Ini merupakan platform yang dirancang untuk menyediakan bitcoin untuk penggunaan di kehidupan sehari-hari.

Menurut Dana, penggunaan bitcoin akan mengurangi korupsi di dunia sepak bola. Di negara Gibraltar sendiri, penggunaan bitcoin telah digunakan pada bank-bank di sana. Bitcoin juga digunakan unutk pembiayaan pajak dan biaya lainya.

Bitcoin merambah ke klub besar Eropa

Beberapa bulan kemudian, tepatnya di Agustus 2018, bitcoin juga digunakan sebagai alat tukar saat klub Serie D Italia, Rimini dibeli Heritage Sports Holdings. Saham 25 persen miliki Rimini dibeli perusahaan tersebut menggunakan bitcoin.

Di tahun yang sama, Juventus juga mulai melirik bitcoin. Pada September 2018, Juventus meluncurkan bitcoin untuk meningkatkan kedekatan dan interaksi dengan penggemarnya. Juve saat itu bekerja sama dengan Socios.com

Manajemen Juventus mengatakan token digital ini akan memperluas basis penonton dan semakin mendekatkan diri dengan para penggemarnya.

Bitcoin di Sepak Bola: Dari Klub Kecil Gibraltar hingga Juventus
Daily Mail

“Bersama dengan Socios.com, kami percaya kami dapat menawarkan peluang baru kepada basis penggemar kami di seluruh dunia. Hal ini agar mereka bisa terlibat dengan klub favorit mereka dengan cara yang terbaru,” bunyi pernyataan klub.

Perusahaan yang sama ini pada 2019 kemudian menjalin kerjasama dengan klub Spanyol, Atletico Madrid.

“Ambisi kami adalah untuk membangun komunitas dan pasar sepak bola global terbesar di dunia untuk para penggemar sepak bola bersama menunjukkan bahwa blockchain dan cryptocurrency adalah teknologi tepercaya,” kata Alexandre Dreyfus, CEO dan pendiri Socios.

Logo bitcoin juga pernah digunakan klub Liga Inggris, Watford pada 2019. Sedangkan pada tahun lalu, klub Ukraina Dynamo Kyiv mengambil langkah sama dengan Juventus dan Atletico Madrid. Mereka meluncurkan token bitcoin untuk para fan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More