Blatter Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Kiper Wanita AS

Football5star.com, Indonesia – Kiper tim nasional wanita Amerika Serika (USWNT), Hope Solo, mengklaim bahwa dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual dari mantan presiden FIFA, Sepp Blatter. Insiden terjadi dalam seremoni penghargaan Ballon d’Or pada Januari 2013.

Kontroversi nampaknya masih belum mau menjauh dari Blatter. Setelah terlibat dalam kasus korupsi, kini ia dituduh melakukan pelecehan seksual.

Dalam sebuah wawancara kepada surat kabar Portugal, Expresso, Solo membeberkan bahwa Blatter sempat memegang bokongnya.

Untuk diketahui, Solo dan Blatter sama-sama naik ke atas panggung untuk memberikan penghargaan Pemain Terbaik Wanita kepada penyerang USWNT, Abby Wambach, dalam acara seremoni.

“Saya benar-benar terkejut. Saya harus langsung kembali berkonsentrasi untuk memberikan penghargaan terbesar dalam karier rekan saya dan merayakannya bersama-sama. Jadi, saya langsung hanya memikirkan Abby,” jelas Solo seperti yang ditulis Guardian.

“Dalam kasus ini, pelakunya adalah pria paling berkuasa di dunia sepak bola ketika itu. Bagaimanapun, pelecehan seksual dan sikap tak terpuji sangat sering terjadi di setiap level olahraga wanita. Hal ini harus berhenti,” tutur dirinya.

Lebih lanjut, sosok berusia 36 tahun tersebut mengungkapkan harapannya terhadap dunia olahraga wanita, terutama sepak bola.

“Sejujurnya, saya sangat kecewa dengan para wanita yang belum menyuarakan ketidakadilan ini dalam dunia olahraga wanita. Kedepannya, saya berharap lebih banyak wanita berani untuk mengungkapkannya,” kata Solo.

Dalam kesempatan terpisah, perwakilan Blatter membantah tuduhan Solo.

“Tuduhan ini sungguh tidak masuk akal,” ucap juru bicara Blatter.

Ini bukan pertama kalinya pria asal Swiss itu terlibat dalam kasus seksisme. Pada 2004, ia pernah dikritik habis-habisan karena menyarankan para pemain sepak bola wanita untuk mengenakan celana pendek seperti yang digunakan atlet voli wanita agar lebih menarik untuk dilihat.

Comments
Loading...