Boateng: Pemain Kulit Putih Tak Pernah Bantu Saya Perangi Rasialisme

Football5star.com, Indonesia – Kevin Prince Boateng kembali menyuarakan keresahannya soal rasialisme di sepak bola. Kali ini ia membeberkan sebuah fakta bahwa pemain kulit putih tak pernah membantunya memerangi masalah ini.

Kevin Prince Boateng selama ini dikenal sebagai pemain yang cukup vokal melawal rasialisme. Dia juga beberapa kali menjadi korban. Dan sepanjang kariernya, ia mengaku sudah banyak berkorban untuk melawan diskriminasi.

“Fakta-fakta yang terjadi saat ini membuat saya terluka. Saya sudah membuat banyak pengorbanan untuk bermain di salah satu tim terkuat dunia. Saya pikir saya sudah melupakan hari-hari gelap yang saja jalani ketika masih kecil. Saya tidak bisa lagi menerima perilaku seperti ini,” kata Boateng kepada DAZN, Minggu (27/12/2020).

Kevin-Prince Boateng dikenal sebagai aktivis antirasialisme.
welt.de

“Pemain kulit putih tidak pernah membantu saya melawan rasialisme. Beberapa dari mereka tetap diam karena ketakutan, yang lain karena mereka percaya lebih menguntungkan untuk tidak mengekspos diri sendiri. Orang kulit putih memberi perintah, jika mereka meninggikan suara kami akan lebih lebih didengar,” ungkapnya.

Pemain asal Ghana dibuat semakin khawatir dengan adanya kasus pembunuhan George Floyd yang membuat dunia murka. Ia tidak habis pikir ada orang yang berani membunuh di depan kamera.

“Situasnya sekarang memburuk. Kita lihat apa yang terjadi di seluruh dunia, pembunuhan George Floyd misalnya. Mereka membunuh di depan kamera, bahkan untuk masalah sepele,” tutup pemain yang kini memperkuat Monza di Serie B.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More