Bos Persiraja Banda Aceh Beri Masukan untuk Format Liga 1 2020

Football5star.com, Indonesia – Naiknya Persiraja Banda Aceh ke Liga 1 2020 menyisakan PR besar. Berada di paling ujung barat Indonesia, Persiraja diyakini akan menghabiskan banyak dana terkait perjalanan tim untuk mengarungi kompetisi.

Persiraja Banda Aceh akan bertandang ke Persipura Jayapura yang berada di ujung timur Indonesia, atau beberapa klub lain yang ada di wilayah timur seperti PSM Makassar, Borneo FC, dan Barito Putera. Hal ini diyakini akan menggerus kas klub. Maklum saja, di Liga 2 yang sebelumnya mereka ikuti terbagi dalam beberapa wilayah.

Situasi ini pula yang jadi konsentrasi bos klub berjuluk Lantak Laju, Nazaruddin Dek Gam. Ia pun memberi masukan untuk format kompetisi Liga 1 2020 agar klub tidak terbebani dengan biaya tinggi.

Rencong Post

“Kalau ke wilayah timur kami bisa sekali jalan saja, tidak harus bolak-balik. Jadi kami berharap PT LIB bisa menjadwalkan pertandingan kami secara beruntun di sana,” kata Nazaruddin Dek Gam seperti dikutip Football5star dari laman resmi klub, Rabu (8/1/2020).

Dek Gam sudah mengakumulasi berapa biaya yang harus dikeluarkan jika klub kebanggaan Aceh itu tandang ke Papua. Menurutnya, untuk biaya transportasi satu pemain saja bisa menelan biaya sebesar Rp 15 juta.

“Paling besar pengeluaran terbesar kami ada di transportasi, terutama untuk tiket pesawat yang bisa sangat tinggi,” ia menambahkan.