Brasil yang Angka Kematian Tinggi Saja, Sepak Bolanya Jalan

Football5Star.com, Indonesia – Brasil yang angka kematian akibat COVID-19 tinggi saja, tapi sepak bolanya bisa jalan. Pendapat itu disampaikan oleh Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, yang menanggapi Liga 2 2020 yang ditunda lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Liga 1 dan Liga 2 yang rencananya mulai dihelat per Oktober harus kembali batal. Alasannya PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak mendapatkan izin keramaian dari pihak kepolisian.

Hal itu membuat kubu PSMS Medan kecewa berat. Julius Raja yang mewajili PSMS, menilai kalau seharusnya kompetisi Indonesia menengok negara-negara lain. Brasil contohnya yang faktanya mencatat 4,81 juta kasus positif dan 144 ribu meninggal dunia. Tapi, sepak bolanya masih berjalan meski tanpa penonton.

PSMS PSM Makassar Ferdinand Sinaga Sempat Ditolak PSMS Medan, Kini Ikrar Janji

“Dunia juga tahu kalau COVID-19 di Indonesia itu tinggi. Tapi negara lain tinggi juga, dan kompetisinya jalan. Brasil saja yang notabene banyak yang meninggal tapi bolanya tetap jalan,” kata Julius Raja kepada Football5Star.

“Lalu di Italia dan Spanyol juga tinggi-tinggi itu mereka (kasus positif COVID-19). Tapi malah mulai lagi bolanya, musim baru mereka,” sambung dia.

Julius Raja menyebut kalau kompetisi tak jelas seperti ini, kasihan yang hidupnya tergantung pada sepak bola. Apalagi kondisi ekonomi pada masa pandemi seperti ini dinilai sulit.

“Ini kan kasihan pelatih, pemain. Belum wasit yang sudah lama menganggur. Klub-klub juga merana. Sponsor gak ada, pemasukan gak ada, seharusnya bagaimana?,” tutup Raja.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More