Brendan Rodgers Tak Yakin Leicester City Bertahan di 4-Besar

Football5Star.com, Indonesia – Brendan Rodgers tak dapat menutupi kekecewaannya setelah Leicester City kalah 1-2 dari Everton, Kamis (2/7/2020) dini hari WIB. Dia pun tak yakin The Foxes mampu mempertahankan posisi di 4-besar Premier League.

Brendan Rodgers sangat geram melihat permainan Leicester City di kandang Everton, terutama pada babak pertama. Dia menilai Jamie Vardy cs. tak menunjukkan diri sebagai penghuni papan atas yang berpotensi lolos ke Liga Champions musim depan.

“Saya katakan saat jeda, ada terlalu banyak momen saya harus masuk dan merasa harus menyelamatkan pertandingan. Entah dengan melakukan pergantian pemain atau dengan bicara lebih agresif pada jeda laga untuk mendapatkan respons,” ujar Rodgers seperti dikutip Football5Star.com dari Leicester Mercury.

Para pemain Leicester City dituntut mengubah mentalitas oleh Brendan Rodgers.
derbytelegraph.co.uk

Secara khusus, Redgers menyoroti mentalitas para pemain Leicester City. Dalam pandangannya, hal itu jadi kelemahan yang sangat mencolok pada saat ini.

“Saya tahu kami memiliki skuat muda, tapi harus secara konsisten bersaing di papan atas. Itu harus jadi pola pikir. Tak diragukan lagi, kami harus mengeset ulang mentalitas jika ingin meraih hal yang diinginkan,” ucap Rodgers.

Rodgers Tuntut Leicester Bangkit

Perubahan mentalitas itu dinilai sangat penting oleh Rodgers. Pasalnya, Leicester City justru krisis kemenangan sejak Premier League kembali digulirkan setelah sempat terhenti karena pandemi Virus Corona. Mereka hanya meraih dua poin dari tiga pertanding di Premier League dan kalah pada perempat final Piala FA.

Leicester City belum menang sejak Premier League digulirkan kembali.
derbytelegraph.co.uk

“Kami berada di posisi yang kuat. Nasib masih berada di tangan kami untuk meraih impian. Namun, sejak kembali, kami tak menunjukkan performa yang benar. Kami butuh kemenangan pada Sabtu nanti,” kata Rodgers lagi.

Bagi Brendan Rodgers, hal terpenting bagi Leicester saat ini adalah berusaha sekeras mungkin untuk mencapai impian. “Saya selalu katakan, kami akan coba finis setinggi yang kami bisa. Jika kami tak finis di sana, berarti kami belum cukup bagus,” ucap Rodgers lagi.

Kekalahan dari Everton membuat Leicester City hampir disalip Chelsea. Beruntung bagi mereka, The Blues juga kalah dari West Ham United. Namun, posisi mereka kini bukan hanya terancam oleh The Blues, melainkan juga Manchester United dan Wolverhampton Wanderers. The Foxes hanya terpuat tiga poin dari kedua klub itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More