Buffon: Juventus Siap Wujudkan Kemustahilan di Bernabeu

Football Live Star

Football5Star.com, Indonesia – Juventus tidak akan menyerah begitu saja. Kekalahan 0-3 dari Real Madrid pada leg I perempat final Liga Champions di kandang sendiri tak lantas membuat I Bianconeri ciut. Kiper Gianluigi Buffon masih meyakini Juventus mampu mewujudkan sesuatu yang awalnya dinilai mustahil, yakni membalikkan keadaan di Santiago Bernabeu.

“Ada banyak comeback luar biasa dalam sejarah kompetisi ini. Aku ingin menegaskan bahwa dalam hidup, Anda harus berusaha menempuh sesuatu yang mustahil. Ini adalah tambahan motivasi bagi kami untuk coba meninggalkan Bernabeu dengan sensasi-sensasi positif,” jelas Buffon, Selasa (10/4/2018), seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

Gianluigi Buffon berlatih jelang laga leg II perempat final Liga Champions.
sports.yahoo.com

Pria berumur 40 tahun itu melanjutkan, “Kami membutuhkan ini. Datang ke stadion seperti ini di kompetisi seperti ini, kami harus menunjukkan diri berada di level mereka. Jika keajaiban akan terjadi, kami akan menrangkulnya dan merayakannya. Namun, untuk meraih mimpi, ada banyak langkah yang harus diambil.”

Mengenai hasil leg I di Stadion Allianz, Buffon menilai hal itu tak perlu lagi dipikirkan. Dia mengakui, kekalahan 0-3 adalah modal yang memperberat langkah saat menjalani leg II di Bernabeu. Namun, dia yakin, jika semua pemain mau berkorban dan bekerja sama di lapangan, hasil mengejutkan bisa digapai Juventus.

Keyakinan mantan kiper FC Parma itu tentu saja kian berlipat setelah menyaksikan AS Roma, klub senegara Juventus, berhasil menang 3-0 atas Barcelona, Rabu (11/4/2018) dinihari WIB. Hasil mengejutkan itu membuat I Giallorossi lolos ke semifinal Liga Champions walaupun sempat dianggap habis karena kalah 1-4 di kandang lawan pada leg I.


TAHUKAH ANDA?

Sejak juara untuk kali terakhir pada 1995-96, Juventus tercatat sebagai klub yang paling sering kalah di final Liga Champions. Lima kali I Bianconeri gigit jari karena gagal meraih trofi. Hal itu dialami pada musim 1996-97, 1997-98, 2002-03, 2014-15, dan 2016-17.