Bukan Dilarang, Pemain Ajax yang Muslim Disarankan Mengganti Puasa

Football5star.com, Indonesia – Bulan suci Ramadan telah tiba. Ibadah puasa menjadi hal wajib bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali para pemain Ajax.

Ajax memiliki tiga pemain muslim yakni Hakim Ziyech, Noussair Mazraoui, dan Zakarya Labyad. Jelang menghadapi laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Tottenham Hotspur, ketiga pemain ini disarankan untuk mengganti ibadah puasa mereka di hari tersebut.

Saran itu disampaikan oleh ahli fisiologi olahraga, Raymond Verheijen. Menurut Verheijen, saran tersebut agar ketiga pemain itu tak mengalami kondisi yang tak diharapkan.

“Pertama-tama karena ditakutkan setelah berlatih cukup keras, ritme kinerja tubuh mereka menjadi terganggu. Kondisi yang paling tidak diharapkan ialah energi berkurang, dan aliran darah ke otak menjadi sedikit,” kata Verheijen seperti dikutip football5star.com dari telegraaf, Senin (6/5/2019).

5 fakta menarik dari partai Tottenham vs Ajax - hakim ziyech - uefa. com
uefa.com

“Mereka dapat mengganti ibadah puasa mereka nantinya. Bukankah hal tersebut diperbolehkan?” ucap Verheijen.

Namun Verheijen mengakui bahwa faktanya memang tidak ada kasus pesepak bola muslim yang berpuasa mengalami kondisi yang ia jelaskan.

“Sangat sedikit sejauh ini. Ini hanya sekedar saran dan faktanya memang jarang pesepak bola muslim mengalami hal tersebut,” kata Verheijen.

Meski begitu, Verheijen mengatakan bahwa keputusan tetap ada pada ketiga pemain tersebut.

“Tentu saja saya tidak tahu apa keputusan ketiganya. Mereka dapat mengganti puasa Ramadan mereka dan itu tak mengganggu keimanan mereka.” tutup Verheijen.

Comments
Loading...