Phil Neville Serukan Boikot Media Sosial

Football5star.com, Indonesia – Pelecehan rasial yang dialami Paul Pogba langsung mendapat reaksi keras dari beragam kalangan. Khususnya di ranah pemain dan pelatih sepak bola di Inggris. Baru-baru ini, manajer timnas wanita Inggris, Phil Neville, angkat bicara.

Neville mengatakan salah satu faktor dengan mudah terjadinya pelecehan rasial adalah media sosial. Oleh karena itu, saudara kandung Gary Neville tersebut menyerukan untuk memboikot akun-akun media sosial yang berpotensi menyuarakan rasialisme.

“Aku kehilangan kepercayaan terhadap siapa pun yang menjalankan media sosial. Jadi, aku berpikir seandainya kita semua mengirimkan pesan tegas demi sehatnya lingkungan sepak bola. Berhenti gunakan media sosial,” tuturnya dikutip dari The Guardian.

Setelah kegagalan mengeksekusi penalti saat lawan Wolves, Paul Pogba sudah seharusnya menyerahkan mandat kepada Marcus Rashford.

Pogba jadi sasaran setelah gagal mengeksekusi penalti ketika melawan Wolverhampton Wanderers. Hal itu menyebabkan kegagalan timnya meraih tiga angka di kandang lawan.

Sepekan sebelumnya, ada Tammy Abraham (Chelsea) yang juga dilecehkan secara rasial setelah gagal mengeksekusi penalti melawan Liverpool. Dua kejadian ini menjadi akumulasi keresahan Neville dalam menyikapi pelecehan dalam sepak bola.

Oktober lalu, Neville juga harus mendapati salah satu pemainnya, Karen Carney, jadi korban pelecehan. Ia mendapatkan ancaman pemerkosaan, padahal ia baru saja berhasil membawa Chelsea menang atas Fiorentina di babak 16 besar Liga Champions.

“Aku serius membahas ini karena pemainku sendiri yang mengalami pelecehan semacam itu. Entah itu terkait ras, gender, dan lainnya,” katanya menegaskan.

Comments
Loading...