Buntut Penembakan di Ohio, Bintang MLS Kritik Pemerintah AS

Football5star.com, Indonesia – Kasus penembakan yang terjadi di Ohio, beberapa waktu lalu menjadi isu besar di Amerika Serikat. Tidak terkecuali bagi para pesepak bola yang berlaga di Major League Socer (MLS).

Baru-baru ini, kapten dari tim Philadelphia Union, Alejandro Bedoya, menyuarakan aspirasinya. Ia meminta agar regulasi kepemilikan senjata api di Amerika Serikat diperketat. Setelah mencetak gol ke gawang DC United, pemain 32 tahun itu mendekati mikrofon yang terletak di pinggri lapangan.

Dengan lantang ia mendesak anggota kongres parlemen AS untuk melakukan sesuatu agar tidak jatuh korban lagi. Menurutnya, ini bukan bentuk intervensi politik dalam sepak bola melainkan pesan kemanusiaan untuk semua orang.

“Kongres, lakukan sesuatu. Akhiri kekerasan dengan senjata api. Ayo,” ucapnya dengan lantang. Sebagai pemain dengan garis keturunan Hispanik, Bodeya jelas resah dengan tragedi yang memakan puluhan korban itu.

Dilaporkan Global News,sedikitnya sembilan orang meninggal dunia dan 29 lainnya luka-luka akibat peristiwa tersebut. Tersangka diketahui bernama Connor Stephen Betts, seorang warga Ohio, pemuda 24 tahun.

Betts tewas dalam baku tembak dengan pihak kepolisian tidak lama setelah melakukan aksinya. Ia datang dengan seorang teman dan adik perempuannya. Sang adik dilaporkan tewas dan temannya mengalami luka akibat aksi tersebut.

Dalam menjalankan aksinya, Betts mengenakan topeng dan rompi antipeluru. Ia membekali dirinya dengan senapan kaliber 223 dengan banyak peluru cadangan.

Comments
Loading...